Minggu, 31 Oktober 2010

PKS Kirim Ribuan Relawan ke Daerah Bencana

PKS sendiri mengirimkan ribuan relawan untuk membantu korban bencana di wilayah Wasior, Mentawai, Jawa Tengah, dan Yogyakarta. Para relawan tersebut akan bertugas di daerah bencana sampai penanganan bencana selesai. Mereka akan bertugas secara bergantian.

"Pada dasarnya semua kader PKS siap menjadi relawan. Dan mereka juga sudah dibekali pelatihan penanganan bencana, sehingga mereka siap diterjunkan jika dibutuhkan," kata Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, Sabtu (30/10) di Jakarta.

PKS juga telah mengeluarkan instruksi agar kader-kader PKS di seluruh Indonesia memberikan bantuan untuk korban bencana alam. Pengelolaan bantuan sendiri dibagi menjadi tiga zona. Untuk wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara bantuan diarahkan untuk korban letusan gunung Merapi. Untuk wilayah Sumatera dan Kalimantan bantuan diarahkan ke Mentawai, sementara untuk wilayah Indonesia Timur bantuan dialokasikan untuk Wasior.

Pada kesempatan yang sama Luthfi menyatakan kegembiraannya dengan meningkatnya kepedulian partai-partai politik terhadap penanganan bencana. Menurut dia, penanganan korban bencana, termasuk perbaikan infrastruktur, lingkungan, dan kondisi mental masyarakat korban perlu melibatkan banyak pihak, termasuk parpol.

PKS, lanjut Luthfi, saat ini memiliki banyak teman parpol di lapangan. Posko-Posko parpol banyak bertebaran di daerah bencana bersanding dengan posko pemerintah, instansi swasta, lembaga charity, maupun ormas. Sehingga makin banyak pihak yang membantu korban bencana.

Banyak pihak yang terlibat dalam penganan bencana merupakan wujud kepedulian, rasa solidaritas yang tinggi, juga empati terhadap para korban. Ini merupakan hal yang positif. Pemerintah, lanjut Luthfi, tinggal mengkoordinasikan berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan bencana itu agar satu sama lainnya tidak tumpang tindih.

Kamis, 28 Oktober 2010

90% Situs Porno kini Tak Bisa Diakses Di Indonesia ( Tinggal Dikit Lagi )

Jakarta. Menteri Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Tifatul Sembiring menyatakan bahwa pemblokiran situs porno masih terus digiatkan. Bahkan, filterisasi akses dari konten esek-esek ini diklaim sudah mencapai 90 persen.

“Saya berani mengatakan bahwa 90 persen situs pornografi sudah ditutup aksesnya,” tegas mantan Presiden Keadilan Sejahtera ini ketika berbicara di Rakornas Kominfo 2010 di Menara Bidakara, Senin (25/10/2010).

Pun demikian, Tifatul mengakui jika masih ada celah-celah bolong yang dimanfaatkan user untuk mengakses konten mesum tersebut.

“Ya namanya teknologi masih lolos bisa saja. Tapi kan tidak bablas blas kaya dulu,” imbuhnya.

Kominfo sendiri sejatinya sudah memerintahkan seluruh ISP yang jumlahnya mencapai 180 perusahaan untuk menertibkan filterisasi di layanan internetnya.

Kewajiban ini sebenarnya sudah tertuang dalam MoU (memorandum of undertanding) dan jika ISP masih ngeyel maka izin mereka bisa dicabut.

Kominfo sendiri saat ini sedang memfokuskan pengawasan ke 6 ISP besar. Dimana dari keenamnya menguasai 92 persen pasar.

“Ini yang kita fokuskan, sulit juga kan jika kita satu per satu mengawasi 180 ISP seluruhnya,” pungkas Tifatul.

Di tempat yang sama, Kominfo beserta Kementerian Agama, Pendidikan Nasional, dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menandatangani MoU untuk mendukung ‘Gerakan Nasional Internet Sehat dan Aman Dalam Membangun Karakter dan Budaya Bangsa’.

Acara ini juga didukung oleh berbagai kalangan mulai dari komunitas, akademisi, operator, pemangku kepentingan lain serta dinobatkannya bintang layar lebar Ketika Cinta Bertasbih Oki Setiana Dewi dan Igor ‘Saykoji’ untuk jadi duta internet sehat.

Rabu, 27 Oktober 2010

PKS Sumbang Dana Bagi Korban Merapi Rp 1 M

Jakarta - Sedikitnya ada 40 keluarga yang berasal dari kader PKS menjadi pengungsi bencana gunung Merapi. Penggalangan dana pun dilakukan hingga sudah terkumpul Rp 1 miliar.

"Karena ada 40 keluarga kader PKS dievakuasi. Kita akan menginstruksikan kader melakukan penggalangan dana di seluruh Indonesia dan men-declare hasil penggalangan ke publik, sekarang sudah terkumpul Rp 1 miliar," kata Sekjen PKS Anis Matta di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (27/10/2010).

Rencananya, dana tersebut akan diserahkan oleh DPP PKS bersama sejumlah kadernya. PKS juga akan mengirim relawan dan armada sosial ke beberapa titik pengungsian di Merapi.

"Dari DPP akan turun ke sana semua. Sebetulnya ada acara pelantikan, tapi kita batalkan," tambahnya.

Terkait pengumpulan dana di DPR, Anis menyarankan agara hal itu dilakukan perfraksi. Tujuannya, supaya terjadi koordinasi yang baik dalam pendistribusian dana.

"Diatur perfraksi sajalah, kalau di DPR tidak ada kakinya yang mengurus itu," tambahnya.

Kraton Yogyakarta Pastikan Jenazah Mbah Mardijan


Kraton Yogyakarta memastikan jasad yang terbujur kaku di ruang jenasah RSUP Dr Sardjito adalah Mbah Maridjan atau Mas Penewu Suraksohargo. Pernyataan tersebut dikeluarkan Kraton Yogyakarta melalui adik Sri Sultan Hamengku Buwono X yaitu GBPH Prabu Kusumo, Rabu (27/10).

‘’Iya itu jenasah Mbah Maridjan, juru kunci Gunung Merapi, “ kata Pengageng Pawedan Hageng Punokawan, GBPH Prabu Kusumo kepada Republika, Rabu (27/10).

Menurut Gusti Prabu, tim forensik sebelumnya telah diberitahu ciri khusus Mbah Maridjan yakni kedua dua ibu jarinya bengkok. Dan setelah dicocokkan oleh tim forensik ternyata betul. Kepastian tersebut juga makin diperkuat dari keterangan keluarganya yang dipanggil ke rumah sakit.

Kematian Mbah Maridjan menurut Gusti Prabu telah disampaikan kepada Ngarso Dalem, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Rencananya, Ngarso Dalem akan menelepon Menpora Andi Malarangeng guna menyampaikan kabar duka tersebut kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang saat ini berada di Hanoi.

Selasa, 26 Oktober 2010

Tolak Rumah Dinas, Anggota DPR Diteriaki

VIVAnews - Tidak semua anggota DPR setuju dan mau menggunakan jatah rumah dinas yang disediakan dengan uang negara. Anggota Fraksi PKS Habib Nabil al Musawwa adalah salah satu anggota Dewan yang menolak menggunakan rumah dinas itu.

Penolakannya disampaikan lewat interupsi saat berlangsung sidang paripurna ke 11 di DPR RI. "Apa iya anggota DPR butuh rumah dinas?," ucap Nabil di forum sidang, Selasa 26 Oktober 2010.

Ia pun menawarkan solusi yang ternyata justru ditanggapi negatif anggota lain. "Kita itu, tanpa rumah dinas saja tetap akan bekerja. Kalau perlu, anggaran rumah dinas itu dialihkan saja untuk sekolah dasar, guru-guru. Kami tidak butuh itu," ujar Nabil.

Mendengar usulan Nabil, spontan saja anggota lainnya ribut. Suara bergumam terdengar dimana-mana. Paling kompak dan paling keras ketika Nabil mengatakan "Dialihkan saja untuk sekolah dasar atau guru" dan "Kami tidak butuh itu", mayoritas anggota DPR berteriak "huuuuuuu......."

Saat diteriaki, Nabil malah balik bertanya. "Kenapa harus menyoraki dan berteriak "huuuu...."

• VIVAnews

Senin, 25 Oktober 2010

PKS Tidak Pernah Usulkan Soeharto Jadi Pahlawan

Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) secara institusi tidak pernah mendukung mendiang Presiden Soeharto menjadi pahlawan nasional. PKS menyerahkan proses tersebut kepada Dewan Gelar dan Tanda Jasa Kehormatan.

"Nggak. PKS secara institusi tidak pernah mengusulkan," kata Menkominfo Tifatul Sembiring di sela-sela Rakornas Kemenkominfo, di Gedung Birawa, Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (25/10/2010).

Menurut dia, tidak perlu seseorang dijadikan pahlawan karena segala amal ibadahnya yang menilai adalah Tuhan. Tifatul menyerahkan penilaian itu kepada Dewan Gelar dan Tanda Jasa Kehormatan.

"Saya pun tidak usah dijadikan pahlawan. Karena, segala amal ibadah kita ada yang Maha Kuasa yang menilai. Buat apa kita pakai simbol-simbol begini tapi di hadapan yang Maha Kuasa tidak dihargai. Biar saja dewan gelar yang bekerja," papar dia.

Tetapi PKS dukung tidak Soeharto jadi pahlawan? "Secara pribadi tidak. Karena ini malah muncul kontroversial-kontroversial, malah ramai. Jadi mendingan tidak. Itu menurut saya pribadi," jawab Tifatul.

Gelar pahlawan bagi Soeharto ini diusulkan oleh Pemprov Jateng dan Kabupaten Karanganyar. Saat ini Menko Polhukam Djoko Suyanto tengah menggodok pemberian gelar yang dilakukan Dewan Gelar dan Tanda Jasa. Gelar pahlawan akan diberikan bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November mendatang.

Di mata para aktivis '98, Soeharto adalah koruptor, diktator dan pelanggar berat Hak Asasi Manusia (HAM). Para aktivis yang masa itu berjuang menggulingkan rezim Soeharto menilai Soeharto sebagai pengkhianat bangsa yang tidak reformis.

PKS akan Usung Kader Sendiri dalam Pilgub Banten

Hasil Musyawarah Wilayah II Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Provinsi Banten menghasilkan enam rekomendasi, salah satunya adalah mengusung kader internal maju sebagai calon gubernur atau wakilnya pada pilkada tahun 2011.

"Ada enam keputusan yang kami hasilkan dalam muswil tadi, salah satunya adalah mengusung kader internal maju dalam Pemilihan Gubernur Banten, sebagai calon gubernur atau wakil gubernur," kata Wakil Ketua Umum DPW PKS, Miftahudin, di Cilegon, Ahad (24/10).

Rekomendasi yang kedua adalah memenangkan pilkada Banten tahun 2011. "Kami bertekad dalam pilgub nanti, akan memenangkan pasangan calon yang kami usung," katanya menjelaskan.

Rekomendasi ketiga, yaitu menjadikan PKS dua besar pada pemilu legislatif tahun 2014. "Kami rasa target capaian pemenangan pemilu Legislatif nanti, masih releven, karena berdasarkan pengalaman beberapa pemilu, PKS mendapatkan suara terbanyak. Untuk tahun lalu memang secara prosentase suara kami mengalami penurunan, tetapi untuk jumlah kursi di DPRD Banten masih tetap sama 11 kursi," katanya.

Rekomendasi lainnya, yakni memenangkan separuh pilkada di kabupaten dan kota. Terakhir, mengokohkan sebagai the working party yang siap bermitra dengan serbagai elemen masyarakat untuk kemaslahatan Banten.

Namun untuk hasil rekomendasi yang sudah dibuat dan telah ditetapkan dalam muswil, menurut Mifta, bisa berubah jika DPP PKS menghendaki. "Termasuk untuk kader cagub dan calon wakil Gubernur Banten
tahun 2011, bisa dilakukan perubahan oleh DPP PKS," katanya.

Sabtu, 23 Oktober 2010

Nur Mahmudi-Ihsan Menang

JAKARTA, KOMPAS.com — Rapat pleno penghitungan suara Pilkada Depok 2010 akhirnya menetapkan pasangan Nur Mahmudi-Ihsan memenangkan perolehan suara terbanyak, yaitu dengan 227.744 suara dari 555.565 suara sah versi KPUD Kota Depok.

Perolehan suara Nur Mahmudi mengalahkan tiga kandidat lainnya, yaitu Gagah-Dery dengan 54.142 suara, Yuyun-Pradi 124.511 suara, serta Badrul Kamal-Priyanto 149.168 suara. Hal tersebut dihitung total 572.048 suara, dengan total suara tidak sah sebanyak 16.483.

Pada rapat tersebut sempat diwarnai keberatan dari sejumlah saksi, salah satunya adalah saksi dari pasangan Badrul Kamal-Priyanto, Khunti Dyah Wardhani, yang menuding telah terjadi penggelembungan suara oleh KPU.

Untuk itu, saksi berharap sisa surat suara yang tidak terpakai dapat dihadirkan KPU di muka sidang, selain menyebutkan jumlah yang tersisa. Menurut Khunti, hal itu tentunya dapat membuktikan apakah sudah terjadi penggelembungan suara atau tidak.

Menurut Ketua Pokja Penghitungan Suara KPUD Kota Depok Impi Khani Badjuri, permintaan tersebut sama sekali tidak dapat dipenuhi oleh KPU. Pasalnya, dalam rapat pleno sudah diatur bahwa yang bisa diprotes hanyalah perubahan jumlah suara dari penghitungan kecamatan ke tingkat kota. Namun, ia mengaku bahwa keberatan itu akan ditampung pihaknya.

Ketua KPUD Kota Depok Muhamad Hasan menjelaskan bahwa sisa surat suara masih tersimpan dengan aman pada kotak yang disegel. Menurutnya, hanya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) saja yang berhak membuka segel tersebut.

"Kita segera akan mengajukan keberatan atas proses ini, menurut kami, sisa surat suara itu penting, bisa saja sisa surat suara itu digunakan untuk penggelembungan suara, dan kami sudah memiliki bukti adanya penggelembungan," ujarnya di sela-sela rapat pleno.

Namun, Ketua Divisi Penyelesaian Sengketa Panwaslu Pilkada Depok 2010 Sutarno mengatakan, pihaknya mengaku sama sekali belum menerima protes tersebut. Menurutnya, pelaporan pelanggaran pilkada seharusnya disampaikan kepadanya sebelum pleno digelar.

"The show must go on, kita akan tetap dengan keputusan kita pada rapat, kalau ada keberatan kan nanti ada waktunya," kata Impi.

Raih 227.744 Suara, Nur Mahmudi kembali Pimpin Depok

Jakarta - Pasangan Nur Mahmudi Ismail dan Idris Abdul Shomad memenangkan pemilihan Walikota Depok periode 2010-2015. Mereka berhasil mengumpulkan 227.744 suara dari total suara sah sebesar 572.048.

Sementara itu, posisi kedua ditempati oleh pasangan nomor urut 4, Badrul Kamal- Agus Supriyanto, dengan perolehan 149.168 suara. Disusul kemudian pasangan nomor 2, Yuyun–Pradi, di posisi ketiga dengan meraih 124.511 suara.

Posisi paling buntut ditempati oleh pasangan Gagah Sunu Sumantri-Derry Drajat dengan perolehan 54.142 suara.

Perolehan suara masing-masing kontestan pemilukada Depok itu diketahui dalam Rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara Pemilihan Walikota Depok 2010 yang digelar di Gedung Balai Rakyat, Beji, Depok, Jawa Barat, Sabtu (23/10/2010).

Nur Mahmudi dan Idris Abdul Shomad menang di 9 dari 11 kecamatan di Depok. Total suara sah adalah sebanyak 555.565 dan suara tidak sah sebanyak 16.483. Sementara partisipasi warga Depok dalam mengikuti Pilkada ini sebanyak 572.048 dari total jumlah DPT sebanyak 1.053.915.

Sebelumnya, pasangan Badrul Kamal-Agus Suprianto menolak meneken berita acara yang diputuskan oleh KPU Kota Depok. Namun, menurut KPUD, meski tidak ditanda tangani oleh saksi-saksi, keputusan tersebut tetap sah.

Kamis, 21 Oktober 2010

Politik Uang Bukan Gaya Kami

PKS: Politik Uang Bukan Gaya Kami

VIVAnews - Beredarnya isu bahwa pasangan Nur Mahmudi dan Idris Abdul Shomad melakukan politik uang membuat partai pengusung gerah. Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membantah telah melakukan politik uang.

"Buktikan saja. Panwaslu jangan hanya melempar hal-hal seperti itu," kata Prihandoko, Ketua Tim Pemenangan Nur Mahmudi-Indris dalam Pemilihan Walikota Depok, Kamis 21 Oktober 2010. Itu bukan gaya kami."

Diberitakan sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Depok menemukan sejumlah pelanggaran dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Depok 2010. Salah satunya, Pengawas Pemilu mendapat laporan calon nomor urut, yakni 3 Nur Mahmudi Ismail dan Idris Abdul Shomad, membagi-bagi uang.

Seperti dilansir laman Bawaslu, Kamis 21 Oktober 2010, pada H-1 pemilihan yakni 15 Oktober 2010, pasangan calon nomor urut 3 mengunjungi "pasien di rumah sakit dan memberikan uang sebesar Rp300.000."

Pengawas Pemilu Depok juga menemukan ada kampanye hitam atas pasangan yang diusung Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Amanat Nasional itu. Kampanye hitam itu berupa selebaran yang beredar dari rumah ke rumah.

"Itu isu yang tidak sangat benar, saya tidak yakin kader kami melakukan hal sejelek itu," ujar Prihandoko.

Prihandoko juga menyesalkan dengan isu-isu tersebut yang sangat merugikan warga Depok sendiri. "Saya kecewa dengan cara-cara oknum yang tidak bertanggung jawab yang ingin hasil pilkada ini tidak damai," kata Prihandoko.

Pihaknya ingin agar pilkada ini berjalan damai dan tidak ricuh. "Kenapa harus ada berita- berita kampanye hitam lah, atau politik uang?" (hs)

Setumpuk Harapan Buat Alif TV

JAKARTA -- Kini, keluarga Indonesia bisa menikmati siaran televisi Islami Alif TV selama 24 jam sehari yang ditayangkan melalui televisi satelit berbayar Telkomvision. Banyak harapan ditumpukan kepada televisi Islam yang baru lahir ini.

Komisaris PT Mahaka Media Tbk Erick Tohir mengatakan, kehadiran Alif TV merupakan tantangan tersendiri untuk menghadirkan wajah Islam yang universal, yakni sebagai rahmatan lil alamin. Karena itu, Alif TV diharapkan mampu memberikan pencerahan dan inspirasi bagi bangsa Indonesia.

''Apa itu Islam? Bagi saya, Islam sebagaimana diajarkan orang tua saya adalah Islam yang rahmatan lil alamin. Dalam Alquran, manusia selain diwajibkan bertakwa, juga diharuskan untuk saling menghormati dan menyayangi sesama manusia. Spirit itulah yang mendasari kami membuat Alif TV,'' kata Erick dalam sambutannya saat peluncuran Alif TV di Balai Sarbini, Plaza Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (20/10) malam.

Erick mengungkapkan, dia dulu ditantang oleh para tokoh Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia untuk membuat televisi Islam. ''Dulu kami ditanya, bisakah membuat TV yang Islami? Kini tantangan itu dapat kami buktikan,'' ujarnya.

Peluncuran Alif TV yang disiarkan secara langsung oleh 20 stasiun televisi lokal seluruh Indonesia dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara. Mereka adalah Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Polhukam Djoko Suyanto, dan Menkominfo Tifatul Sembiring yang secara simbolis membuka peluncuran Alif TV melalui pemukulan beduk.

Pejabat lain yang juga hadir adalah Ketua DPR Marzuki Alie, Mensesneg Sudi Silalahi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Darwin Zahedy Saleh, Plt Jaksa Agung Darmono, dan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Djoko Susilo. Mantan ketua MK Jimly Ashshiddiqie juga ikut hadir.

Karena disiarkan langsung 20 teve lokal, Alif TV pun mendapatkan penganugerahan piagam Museum Rekor Indonesia (MURI). "Televisi lokal terbanyak di Indonesia," kata Jaya Suprana, dari MURI.

Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan mengatakan, hadirnya Alif TV diharapkan mampu membangkitkan kesadaran berakhlak dari unit terkecil sebuah bangsa, yakni keluarga.

''Apabila di rumah tegak akhlak, maka di luarnya akan miskin korupsi. Begitu sebaliknya. Inflasi korupsi itu terjadi karena miskinnya akhlak di rumah. Saya berharap Alif TV mampu menghadirkan konten yang dapat membuat orang tua mendidik anaknya di rumah, sehingga berdampak bagi bangsa ke depan,'' kata Anies.

Menko Polhukam Djoko Suyanto berpendapat, Alif TV dapat menjadi media menyampaikan citra Islam sesungguhnya yang rahmatan lil alamin. "Saya sangat menyambut baik diluncurkannya Alif TV. Saya harapkan ini dapat memberi penyejuk," kata Djoko.

Senada dengan Djoko, Menteri Sekertaris Negara Sudi Silalahi mengaku gembira dengan kemunculan Alif TV. Menurutnya, Alif TV dapat menjadi alternatif dan penyejuk di tengah beragamnya informasi. "Ini sangat baik. Terutama dalam memublikasikan Islam yang sesungguhnya," kata Sudi.

Menurut Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Alif TV adalah televisi yang ditunggu-tunggu masyarakat Indonesia, terutama umat Islam sebagai media yang membawa pencerahan dan deradikalisasi. "Pencerahan dalam arti tidak sekadar informasi, tapi juga aspek pendidikan moral, bisa menyejukkan secara rohani dan mendorong deradikalisasi,'' tegasnya.

Selain itu, sambung Hatta, Alif TV diharapkan membawa nuansa Islami yang luas untuk memahami Islam secara utuh. "Di tengah masyarakat yang dilanda gencarnya konten televisi yang mendorong perilaku konsumtif TV seperti ini cukup dinantikan," tukasnya.

Ketua DPR Marzuki Ali mengacungkan kedua ibu jari tangannya akan keberadaan Alif TV. Keberadaan televisi Islami ini, menurutnya, merupakan terobosan baru yang sangat berarti di dunia penyiaran.

"Luar biasa, baru pertama kalinya ada launching telivisi bernuansa Islam," kata Marzuki. Keberadaan Alif TV sangat baik bagi kepentingan bangsa karena mampu memberikan masukan dan pencerahan kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Jimly Asshiddiqie berharap keberadaan Alif TV dapat memperbaiki kondisi industri penyiaran yang belakangan ini berjalan tanpa perhitungan nilai etika. Alif TV diharapkan menjadi contoh bagi industri penyiaran sebagai saluran televisi yang bisa mengemas program dengan standar keagamaan. ''Kalau ini berhasil, dia bisa bepengaruh pada televisi-televisi lain,'' katanya.

Ustadz Yusuf Mansyur pun meminta pemilik Alif TV serius menggarap media ini, karena televisi bersegmen Islami di Tanah Air masih sangat jarang. ''TV ini harus hidup dan menghidupkan masyarakat, dan kalau bisa jangan sampai dijual, harus terus dibesarkan,'' kata pengasuh Pondok Pesantren Daarul Quran Tangerang ini.

Pengamat ekonomi Aviliani menilai, Mahaka Media telah melakukan langkah berani meluncurkan televisi Islami di tengah kondisi masyarakat yang sakit. Menurutnya, Alif TV akan sangat berguna bagi negara ini terutama dalam segi moral anak-anak. Keberadaan televisi berbasis Islam akan terasa manfaatnya 10 tahun lagi ketika anak-anak itu telah menjadi pemuda-pemudi harapan bangsa.

Presenter televisi Farhan ikut menitipkan harapan agar kehadiran Alif TV dapat menghadirkan nilai-nilai universalitas ajaran Islam. ''Saya berharap, Islam sebagai rahmatan lil alamin bisa tergambarkan dari acara-acara yang diusung oleh Alif TV,'' kata Farhan.

Siaran Alif TV telah dapat dinikmati pelanggan TelkomVision sejak Agustus lalu, meskipun masih mengudara secara terbatas selama lima jam sehari. Hanya dalam tiga bulan siaran percobaan, Alif TV mampu menarik sekitar 250 ribu pelanggan.

Menurut Direktur Utama PT Mahaka Media Tbk Andrian Syarkawi Alif TV membidik semua kalangan, khususnya masyarakat berusia 24-40 tahun. Alif TV akan memproduksi 150 jam tayang selama sebulan dengan 30 persen muatan religi yang dibalut hiburan, muatan pendidikan 40 persen, dan sisanya siaran bisnis dan berita dengan nama Republika 9

Anis Matta Selalu Ditemani Tasbih

INILAH.COM, Jakarta - Jika mengamati keseharian Wakil Ketua DPR Anis Matta, ada yang berbeda dengan politisi parlemen lainnya. Setidaknya tasbih kecil acap melingkar di jari jemarinya.
Aktivitas Anis Matta yang padat sebagai Wakil Ketua DPR sekaligus Sekjen DPP PKS tak menyurutkan dirinya untuk memutar tasbihnya. Seperti pengalaman INILAH.COM saat melakukan wawancara dengan Anis Matta bersama sejumlah wartawan lainnya di ruang kerjanya di Gedung DPR.
Sembari menjawab pertanyaan para wartawan, tasbih kecilnya terus berputar di tangan Anis Matta. Apa saja yang dilafalkan saat memutar tasbih? Anis menyebutkan terdapat tiga kalimat yang dibaca yakni istighfar, 'la ilaaha illa allaah', dan 'la haula wa la quwwata illa billahi al-'aliyi al-adhim'.
Itu sebagai mekanisme instrospeksi, cetus Anis saat ditanya mengapa membaca bacaan-bacaan itu di segala momentum. Tidak hanya di parlemen, di mobil pun Anis menyempatkan memutar tasbihnya sembari membaca lafal-lafal baik istighfar dan tahlil. "Di mobil juga selalu bawa tasbih," katanya.
Berapa kali lafal-lafal itu dibacakan? Anis menegaskan dirinya tidak membatasi bacaan dalam melafalkannya. "Tidak ada batasnya," tegasnya. Ia menegaskan selain sebagai media instrospeksi, bacaan lafal-lafal tersebut sebagai penyeimbang dalam hidup. "Karena dunia kita speednya tinggi," cetusnya.

Rabu, 20 Oktober 2010

PKS: Golkar Ngaca Dong!

PKS: Golkar Ngaca Dong!

Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta partai-partai mitra koalisi, terutama Partai Golkar, tidak mendorong reshuffle kabinet. Ingat, Golkar hanya pendatang baru dalam gerbong koalisi.

"Golkar nggak ikut koalisi dalam Pilpres. Dia pendatang belakangan. Sebagai pendatang belakangan, harus tahu diri dong," tukas Ketua DPP PKS Mahfudz Siddiq kepada INILAH.COM, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (19/10/2010).

Menurutnya, wajar jika PKS mendapat jatah menteri lebih banyak dibanding Golkar. Sebab, PKS sudah menjalin kontrak politik dengan Presiden SBY jauh sebelum Golkar. "Nggak perlu ada yang merasa dilebih-lebihkan dibanding PKS," ujarnya.

Secara khusus, Mahfudz juga menanggapi isu bakal digantinya menteri asal PKS. "Kalau mau ganti menteri PKS, nggak apa-apa, tinggal diomongin aja sama Presiden," katanya enteng.

Mahfudz mengingatkan Presiden sudah terikat kontrak dengan PKS. Karenanya, jika akan ada pergantian menteri PKS mesti dibicarakan dulu perubahan kontrak politik.

"Kalau mau ada perubahan kontrak koalisi harus ada pembicaraan langsung antara pak SBY dengan PKS. Urusan mengganti orang sebagai menteri itu paling gampang bagi PKS. Tapi payungnya kan ada, kontrak politik," tuturnnya. [bar]

Selasa, 19 Oktober 2010

Rumah Kader PKS Dibakar

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK- Rumah salah satu kader PKS di Jalan Pemuda, Kampung Pulo, Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, dibakar pada Selasa (19/10) pukul 03.00 WIB. Kebakaran berasal dari dua buah motor yang diparkir di halaman rumah dan menghanguskan sebagian rumah.

Amir Mumtazudin, 24 tahun, mengatakan, sejak tahun lalu, rumahnya kerap diteror oleh orang tak dikenal. Teror tersebut dalam bentuk pembuangan sampah plastik dan botol kaca ke halaman rumahnya.

"Tapi kami menganggapnya hanya dari orang iseng, tapi kejadian itu (sampah berserakan di halaman rumahnya), kerap terjadi," ungkap Mumtazudin, salah satu anak pemilik rumah, kepada Republika, Selasa (19/10) pagi.

Namun, ia tidak menduga kejadian pembakaran ini akan terjadi. Ia menilai, peristiwa ini menjadi puncak teror terhadap keluarganya.

Ketika ditanya, mengenai keterkaitan kebakaran itu dengan pemilukada Depok, ia enggan menjelaskan. Namun, ia mengakui di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di lingkungannya, pasangan Nur Berkhidmad yang didukung PKS, mengungguli perolehan suara dibandingkan dengan pasangan lain.

"Sebelumnya, PKS selalu kalah. Dalam pileg dan pilpres beberapa waktu lalu pun, PKS kalah," tuturnya. "Mungkin ada pihak yang tidak suka dengan keunggulan itu," ucapnya.

Ketua DPC PKS Cipayung, Aka Prawira, menyatakan penyesalannya terhadap musibah ini. Ia mengimbau kepada pihak kepolisian, untuk mengusut tuntas kejadian tersebut. "Dari informasi yang kami dapatkan, memang ada orang yang sengaja membakar motor dan rumah korban," ungkapnya.

PKS Ngaku Sudah Lama Kerja Sama dengan PDI Perjuangan

PKS Ngaku Sudah Lama Kerja Sama dengan PDI Perjuangan

RMOL. Jalinan komunikasi yang kian intensif antara PDI Perjuangan dan Partai Demokrat mendatangkan tanya dari beberapa partai yang ada di Sekretariat Gabungan Partai Pendukung pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono.

Tapi tidak bagi PKS. PKS menganggap tidak ada yang aneh dari komunikasi dua partai besar itu. Karena itu hal biasa di alam demokrat. Bahkan itu pertanda Demokrat sedang berjalan sehat.

"Kan masing-masing punya cara-cara sendiri untuk bersepakat. Silakan saja. Setiap partai politik bisa membangun kerja sama. Itu hak-masing-masing partai politik yang harus kita hormati," ujar Ketua Fraksi PKS Mustafa Kamal kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 19/10).

Tak hanya Partai Demokrat, lanjut Mustafa, PKS juga sudah lama menjalin komunikasi dengan partai berlambang kepala banteng itu di berbagai bidang. Bahkan kerja sama itu sudah lama terjalin.

Bagaimana kalau PDI Perjuangan bergabung dengan pemerintah?

"Kan kita tidak tahu apa yang dibicarakan. Kita tidak bisa melakukan penilaian. Hak mereka yang kita hormati. PKS juga sudah lama kerja sama dengan PDI Perjuangan. Jadi tidak ada hal yang baru bagi kami. Semuanya sudah kami lakukan," katanya lagi

Minggu, 17 Oktober 2010

PKS Unggul Dukungan Di Facebook

Persaingan perolehan dukungan juga terjadi di Facebook dan pemenang sementara saat berita ini diturunkan adalah PKS dengan lebih dari 50 ribu dukungan jauh melebihi lawan-lawannya, disusul Partai Demokrat, Partai Golkar, PAN, PPP dan terakhir PKB dengan dukungan hanya bebarapa ratus orang saja.

Apakah ini mencerminkan bahwa PKS akan menang juga di pemilu 2014 nanti, kita lihat saja.

Hasil Lengkap:

1.Partai Keadilan Sejahtera 58.576 orang
2.Partai Demokrat 14.899 orang
3.Partai Golkar 6.997 orang
4.PAN - PARTAI AMANAT NASIONAL 2.510 orang
5.PPP - Partai Persatuan Pembangunan 1.152 orang
6.PKB - Partai Kebangkitan Bangsa 933 orang



Nur Mahmudi Unggul Karena Massa PKS Patuh Mencoblos

Jakarta - Lewat hasil quick count Puskaptis, pasangan Nur Mahmudi Ismail dan Idris Abdul Shomad unggul dengan suara 38,38 persen. Kemenangan ini dinilai sebagai wujud kepatuhan massa PKS dalam melakukan pencoblosan dalam pemilihan walikota Depok.

"Saya pikir PKS lebih solid, jauh lebih fanatik, dan jauh lebih patuh dengan partai lain untuk mencoblos," kata pengamat politik UI, Maswadi Rauf, saat berbincang dengan detikcom, Minggu (17/10/2010).

Menurut Maswadi, ada sekitar 50 persen pemilih di Depok yang tidak menggunakan hak suaranya. Hal ini menunjukkan adanya potensi suara bagi partai lain, namun tidak berhasil dimanfaatkan.

Sementara bagi PKS, secara hubungan personal kadernya lebih dekat. Sehingga, tidak sulit untuk mendapatkan suara dari partai Islam tersebut.

"Itulah risikonya kalau banyak yang tidak memilih. Yang kecil tapi kompak bisa menang. Dari 50 persen yang nyoblos, 30 persennya milih PKS," tegasnya.

Ke depan, Maswadi menyarankan agar para peserta pemilukada tidak hanya berkampanye untuk mencoblos jago masing-masing. Namun, ada juga upaya untuk mengajak masyarakat agar mau menyalurkan suaranya.

"Kalau sekarang banyak keluhan, tapi enggan mendatangi TPS, dan malas ke TPS, ya nggak ada gunanya. Di sinilah keunggulan hubungan antar personal PKS," paparnya.

Hasil ini, kata Maswadi, sebetulnya agak bertolak belakang dengan sebagian aspirasi masyarakat Depok. Khususnya kalangan internal aparatur pemerintahan.

Dalam beberapa kasus, ada sejumlah kekecewaan terkait cara memimpin Nur Mahmudi yang dianggap kurang adil dalam mengangkat pejabat di lingkungan Pemkot.

Namun, dengan perolehan suara pada Pilwalkot yang digelar kemarin, sepertinya ketidaksukaan itu sudah mereda. "Kelihatannya sudah tidak mempengaruhi lagi," tutupnya.

Hasil quick count Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis menunjukkan pasangan Nur Mahmudi Ismail dan Idris Abdul Shomad meraih suara 38,38 persen. Jago PKS ini unggul di 8 kecamatan.

Sementara pasangan lainnya, Badrul Kamal dan Priyanto 27,78 persen, Yuyun dan Peradi mengantongi 22,93 persen serta Gagah dan Derry 10,91 persen.

Nur Mahmudi unggul di 8 kecamatan. Sementara, pasangan lain Yuyun dan Peradi jawara di 2 kecamatan. Badrul Kamal dan Priyanto unggul di 1 kecamatan. Sementara Gagah dan Derry tidak unggul di kecamatan mana pun

Nur Mahmudi Menang Telak di Depok

Nur Mahmudi Ismail (Koran SI) DEPOK - Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Depok menyebutkan, hasil akhir perolehan suara calon wali kota Depok nomor urut tiga Nur Mahmudi Ismail-Idris Abdul Somad berada di posisi pertama mengungguli tiga calon lainnya.

Dalam metode hitung cepat (quick count) PKS, Nur Mahmudi berhasil meraih 39 persen suara. Sedangkan dari hasil perhitungan nyata (real count) Nur Mahmudi berhasil memperoleh 40,99 persen suara.

Ketua DPP PKS Mujtahid Rahman Yadi mengatakan, PKS optimis memenangkan Nur Mahmudi-Idris hanya satu putaran Pemilukada. Bahkan, kata Yadi, calon incumbent tersebut berhasil unggul di sembilan kecamatan. "Mudah-mudahan hasil kami sama dengan hasil dari KPU, dan kami optimis menang satu putaran," katanya kepada okezone, Minggu (17/10/10).

Menanggapi kemenangan tersebut, Nur Mahmudi berkomitmen akan tetap melanjutkan sisa pemerintahan yang dipimpinnya secara efektif bersama Wakil Wali Kota Yuyun Wirasaputra, meski sempat bersaing dalam Pemilukada.

Bahkan keoptimisannya ditunjukan dengan berkeliling memantau perhitungan suara di tingkat kecamatan. "Pelantikan kan tanggal 26 Januari, saya pasti tetap akan menunggu hasil pasti dari KPU," kata Nur Mahmudi.(ram)

PKS Tolak Pemindahan Ibukota

PKS Tolak Pemindahan Ibukota

VIVAnews - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menolak wacana pemindahan Ibukota negara. Isu pemindahan Ibukota ini hangat dibicarakan pada Musawarah Wilayah (Muswil) ke-2 PKS yang diadakan di Hotel Atlet Century Park, Jakarta pada 15-17 Oktober 2010.

PKS Jakarta mengusulkan, konsep Jakarta Raya guna mengatasi permasalahan Ibukota. Sedangkan alasan penolakan pemindahan karena membutuhkan dana yang sangat besar.

Triwisaksana, wakil ketua DPRD DKI Jakarta dari PKS mengaku agar lebih efektif, pemerintah sebaiknya lebih fokus pada pembenahan tata ruang dan mengoptimalkan angkutan massal.

Dia menambahkan, konsep Jakarta Raya adalah membangun kota megapolitan yang mengintegrasikan kota-kota administrasi di provinsi DKI Jakarta dengan kota/kabupaten yang berada di sekitar Jakarta dalam kesatuan politik, kesatuan administrasi negara, kesatuan kelembagaan, kesulitan pembiayaan, kesatuan perencanaan tata rung, dan kekuatan dasar hukum.

"Tentu saja konsep ini bisa dilaksanakan dengan melepaskan egoisme daerah-daerah yang bersangkutan dan mengutamakan kepentingan bersama," katanya.

Sani, panggilan akrab Triwisaksana, juga menilai permasalahan Jakarta sampai saat ini belum dapat teratasi. Masalah tersebut antara lain banjir, kemacetan, degradasi lingkungan yang ditandai dengan menurunnya permukaan air tanah, serta penataan pemukiman yang tidak sehat.

Menurutnya, tata ruang tidak tepat menjadi penyebab kemacetan dan banjir. "Impementasi tata ruang yang kacau dan tidak tepat dianggap menjadi penyebab kemacetan dan banjir yang menjadi wajah utama Jakarta," ujar Sani.

• VIVAnews

Jadi Ketum PKS Jakarta, Selamat Nurdin Siap Menangkan Kursi Gubernur

Jakarta - Selamat Nurdin terpilih menjadi Ketum PKS DKI Jakarta. Menjabat untuk periode 2010-2015 menggantikan Triwisaksana, dia siap memenangkan PKS untuk kursi Gubernur DKI Jakarta pada pemilihan kepala daerah 2012 mendatang.

"Pemerintah akan berjalan lebih efektif jika gubernur dan legislatif dapat berjalan bersama dalam satu visi," kata pria yang akrab dengan sebutan Bang Didin dalam siara pers yang diterima detikcom, Sabtu (16/10/2010).

Selamat Nurdin terpilih melalui sidang paripurnamusyawarah wilayah (muswil) yang dilakukan secara musyawarah mufakat. Lebih lanjut menurut dia, kemenangan itu sangat penting bagi PKS untuk bisa menjalankan pemerintahan secara optimal.

"Bila salah satunya tidak dalam satu visi, mau tidak mau akan terjadi ketidaksinkronan. Ibarat burung sayapnya dua, jadi lebih efektif kalau dua-duanya berjalan," terangnya pria yang juga menjadi Ketua Komisi B DPRD Jakarta ini.

Sementara itu, Ketua Majelis Pertimbangan Partai PKS DKI Jakarta yang baru Triwisaksana, memaparkan strategi pemenangan PKS pada pilkada dan pemilu melalui tiga kegiatan, yaitu capacity building, institution building, dan social building.

"Capacity building adalah mempersiapkan sumber daya manusia melalui program-program pembinaan dan pelatihan kepemimpinan untuk mempersiapkan kepemimpijan PKS di ranah publik," imbuhnya.

Sementara institution building dengan melakukan konsolidasi besar-besaran struktur PKS dari tingkat wilayah hingga tingkat ranting, agar program-program partai dapat langsung diserap oleh kader-kader PKS di tingkat struktur paling bawah.

"Sehingga pelaksanaan program tersebut dapat dirasakan oleh masyarakat. Sedang social building adalah melakukan komunikasi sosial ke semua lapisan masyarkat baik tokoh, organisasi massa dan LSM. Dengan melaksanakan strategi tersebutkemenangan pilkada dan pemilu akan dapat diraih PKS," tutup Triwisaksana yang juga menjadi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini.

Selamat Nurdin, Terpilih Pimpin PKS Jakarta

VIVAnews - Ketua Komisi B DPRD DKI Jakata Selamat Nurdin terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta periode 2010-2015 menggantikan ketua lama Triwisaksana.

Selamat Nurdin atau biasa dipanggil Didin terpilih melalui sidang paripurna musyawarah wilayah (muswil) yang dilakukan secara musyawarah mufakat yang diadakan di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, Minggu 17 Oktober 2010.

Ia mengungguli dua calon lain seperti Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwisaksana dan Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Igo Ilham.

Dalam orasinya setelah dilantik sebagai Ketum DPW PKS DKI yang baru, Selamat Nurdin mengatakan akan mengisi kemenangan dengan prestasi.

"Mari kita bekerja untuk Jakarta. Mari sama-sama kita ingat dan kita patri dalam pemikiran dan hati kita untuk sama-sama bekerja untuk Jakarta, untuk Indonesia. Insya Allah dengan keikhlasan dan ridho kalian semua Allah akan memberikan kemenangan pada kita" ujar Ketum DPW PKS DKI Jakarta yang baru ini saat orasi di Gelora Bung Karno Minggu, 17 Oktober 2010.

Dalam penutupan juga diumumkan Pengurus Dewan Perwakilan Tingkat Wilayah (DPTW) PKS DKI Jakarta 2010-2015 adalah sebagai berikut Triwisaksana (Ketua Majelis Pertimbagan Wilayah), Abdurrahman Suhaimi (Ketua Dewan Syariah Wilayah), Ketua Umum DPW PKS DKI Jakarta yang baru (Selamat Nurdin), Ahmad Zairofi (Wakil Ketua Umum), Tubagus Arif (Sekretaris Umum), Nasrullah (Bendahara Umum). (sj)

• VIVAnews

Nur Mahmudi Ucapkan Terimakasih Pada Warga Depok

Jakarta - Pasangan calon wali kota Depok Nur Mahmudi Ismail dan Idris Somad dinyatakan unggul dalam penghitungan cepat (quick count). Mendengar hal ini, Nur Mahmudi pun mengucapkan terimakasih pada warga Depok.

"Saya ucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan sehingga meskipun baru hasil quick count saya bisa dikatakan unggul," kata Nurmahmudi di kantor PKS, Depok, Jawa Barat, Minggu (16/10/2010).

Wali kota incumbent ini berharap hasil penghitungan di KPU tidak jauh berbeda dengan hasil penghitungan cepat.

"Semoga tidak ada perbedaan jauh pada penghitungan real di KPU," ujarnya.

Bila terpilih sebagai wali kota, Nur Mahmudi akan melanjutkan pembangunan yang sudah dilaksanakan pada periode sebelumnya.

"Terutama saya akan mengimplementasikan APBN yang sudah ditetapkan seefisien mungkin. Melanjutkan pembangunan yang sudah dilakukan," paparnya.

Sementara itu, tim sukses pasangan Badrul Kamal-Supriyanto yang menjadi saingan kuat Nur Mahmudi menyatakan timnya masih optimistis menang.

"Ini kan hanya quick count, hanya sebagian suara, belum seluruh suara. Kita masih optimis. Nur Mahmudi belum tentu menang," kata Juru Kampanye pasangan Badrul Kamal-Supriyanto Babay Suhaimi.

Tim sukses Badrul juga akan mendalami apakah ada kecurangan yang dilakukan oleh tim Nur Mahmudi.

"Sebab tim kami menemukan kejanggalan. Misalnya poster yang ditempel di dekat lokasi TPS dan penggiringan opini di masa tenang," ungkapnya.

Puskaptis Mencatat, Mesin Partai Mati di depok

Hitung Cepat: Nur Mahmudi Menang

VIVAnews - Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail diprediksi kembali menduduki posisi yang sama untuk lima tahun ke depan. Prediksi ini berbasis quick count atau hitung cepat yang dilakukan Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) atas 125 tempat pemungutan suara yang tersebar 11 kecamatan.

Pasangan Nur Mahmudi dan Idris Abdushomad yang bernomor urut 3 ditemukan Puskaptis meraup 38,38 persen suara, sehingga Nurmahmudi kemungkinan besar langsung menang dalam satu putaran pemilihan. Saingan terdekat dari pasangan nomor urut 4, Badrul Kamal dan Priyanto, yang mendapat 27,78 persen.

Posisi ketiga ditempati pasangan nomor urut 2, Yuyun Wirasaputra yang masih menjabat Wakil Walikota Depok dan Pradi Supriatna, dengan 22,93 persen. Sementara pasangan nomor urut 1, Gagah Nunu Sumantri dan artis Derry Drajat justru terpuruk dengan perolehan 10,91 persen.

Menurut Husin Yazid, Direktur Eksekutif Puskaptis, dalam jumpa pers di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Nur Mahmudi menang di 8 dari 11 kecamatan di Depok. Badrul unggul di satu kecamatan, sementara Yuyun di dua kecamatan. Partisipasi masyarakat 62,5 persen, sementara angka golongan putih alias tidak memilih 37,5 persen.

"Puskaptis mencatat, mesin partai mati karena dilihat dari pasangan Badrul Kamal-Priyanto yang meski didukung enam partai besar, tapi tidak mampu mengangkat citra pasangan tersebut," kata Husin, Sabtu 16 Oktober 2010. "Selain itu, dari analisis yang lainnya, masyarakat Depok, faktor dominan pada figur," katanya.

Hitung cepat Puskaptis ini dilakukan dengan mengambil 21.558 suara yang tersebar di 125 TPS di 11 kecamatan dan 33 kelurahan yang tersebar secara multistage random sampling. "Ini mewakili proporsional terhadap keseluruhan pemilih," kata Husin. Karena itu, tingkat keyakinan mencapai 99 persen, dengan margin of error kurang lebih 1 persen. (adi)
• VIVAnews

Hasil Hitung Cepat: Nur Mahmudi Unggul

DEPOK--Dalam perhitungan suara cepat atau quick count yang dilakukan dari berbagai pihak, calon Walikota Depok incumbent, Nur Mahmudi Ismail, unggul dari lawan-lawannya. Bahkan selisih antara suara yang diperoleh pasangan Nur Mahmudi Ismail-Idris Abdul Somad (Nur Berkhidmad) dengan kandidat lainnya, terpaut cukup jauh.

Berdasar hitungan Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis), Nur Mahmudi memperoleh suara sebanyak 38,38 persen. Sedangkan kandidat lainnya, tercecer jauh di belakangnya, yaitu Badrul Kamal-Supriyanto (BK-PRI) dengan 27 persen, Yuyun Wirasaputra-Pradi Supriatna (Yudistira) dengan 22 persen dan Gagah Sunu Soemantri-Derry Drajat dengan 10,91 persen.

Pasangan Nur Berkhidmad menang mutlak pada delapan dari 11 kecamatan, seperti Kecamatan Limo dengan 51,13 persen dan Kecamatan Cilodong dengan 46,03 persen. BK-PRI hanya menang di Kecamatan Cipayung dengan 49,58 persen, Yudistira menang di dua kecamatan yaitu Beji dan Sawangan. Gagah-Derry tidak memenangi satu kecamatan pun.

Menurut Direktur Puskaptis, Husin Yazid, hasil penghitungan suara yang dilakukan Puskaptis, dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Pasalnya pihaknya sudah melakukan quick count pada lebih dari 300 pemilukada di daerah-daerah dan hasilnya pun selalu sama dengan hasil penghitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) daerah setempat.

Puskaptis, lanjutnya, mengambil sample sabanyak 125 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 11 kecamatan. Metodologi yang dilakukan dengan menggunakan multi state random sampling.

“Dengan margin error hanya 1 persen dan tingkat kepercayaan sebanyak 99 persen, hasilnya tidak akan jauh berbeda dengan hasil perhitungan KPU Depok pada Pemilukada Depok 2010 ini,” kata Husin kepada para wartawan dalam jumpa pers usai melakukan quick count di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Sabtu (16/10) petang.

Hasil penghitungan suara secara cepat yang dilakukan pihak pasangan Nur Berkhidmad dan BK-PRI pun tidak jauh berbeda. Pada quick count yang dilakukan DPD PKS Depok pada 245 TPS, Nur Berkhidmad memperoleh suara sebanyak 37,50 persen. Sedangkan BK-PRI memperoleh 27,12 persen, Yudistira sebanyak 21,13 persen dan Gagah-Derry sebanyak 9,65 persen.

Meski tetap kalah, suara BK-PRI agak lebih baik pada hasil perhitungan suara secara cepat yang dilakukan Media Center Tim Sukses BK-PRI. Pada quick count yang dilakukan di 420 TPS tersebut, BK-PRI mendapat suara sebanyak 33,54 persen, kalah tipis dengan suara yang diperoleh Nur Berkhidmad dengan 37,43 persen. Sedangkan Yudistira memperoleh 16,58 persen dan 7,98 persen.

Walikota Depok yang juga menjadi calon incumbent, Nur Mahmudi Ismail, mengucapkan rasa syukurnya atas keunggulan suara yang diperoleh dari beberapa quick count di Kota Depok. Namun begitu, ia tidak akan berpuas diri dengan keunggulan tersebut. Pasalnya, quick count hanyalah hasil perhitungan suara sementara.

“Pihak kami akan menunggu sampai akhir penghitungan dari KPU Depok,” ujar Nur Mahmudi Ismail yang didampingi dengan pasangannya Idris Abdul Somad dan ketua tim suksesnya, Prihandoko, di kantor DPD PKS Kota Depok, Sabtu (16/10) petang.

Namun begitu, DPD PKS Kota Depok juga tengah menghitung suara berdasarkan real count atau penghitungan yang dilakukan saksi-saksi PKS di setiap TPS Kota Depok. Saat ini, penghitungan suara secara real count masih dalam proses penghitungan.

Hasil Pilkada Depok Versi Indopolling

I

RMOL. Hitung cepat (quick count) versi Indopolling memprediksi pasangan Nur Mahmudi Ismail-M Idris Abdul Somad menang satu putaran dalam Pilkada Kota Depok hari ini.

"Dari 80 persen data masuk Lembaga Indopolling, Nur Mahmudi Ismail raih 38,8 persen suara," kata Direktur Strategis Lembaga Indopolling Karyono Wibowo saat dikontak Rakyat Merdeka Online, Sabtu (16/10).

Pada peringkat kedua, sambung Karyono, pasangan Badrul Kamal-Agus Supriyanto 25.9 persen, pasangan Yuyun-Pradi 24.5 persen dan pasangan Gagah Sumantri-Derry Drajat dengan perolehan suara sebesar 10.8 persen.

Karyono menjelaskan, Nurmahmudi Ismail mendominasi perolehan suara di kecamatan Bojongsari, Cinere, Cimanggis, Limo, Pancoran Mas, Sukmajaya dan Tapos.

Sedangkan Pasangan Yuyun-Pradi memenangi pertarungan di Kecamatan Beji dan Sawangan. Badrul Kamal memenangi pertarungan di Kecamatan Cipayung.

Partisipasi pemilih pada Pilkada Kota Depok relatif rendah dengan tingkat partisipasi sebesar 58 %.

Karyono mengatakan perhitungannya menggunakan sample sebesar 146 TPS yang menyebar proporsional sesuai dengan persentase pemilih di 11 kecamatan di kota Depok pada tingkat kepercayaan 99 persen kecamatan dengan margin error kurang dari 1 persen. [arp]

PM Turki: AS Dukung Teroris Dunia

Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan dalam pernyataan yang disiarkan Jumat bahwa Amerika Serikat mendukung terorisme dunia dan musuh bersama Pakistan dan Turki.

Erdogan, dalam wawancara dengan surat kabar Pakistan, The News, mengecam keras standar ganda AS dan mengatakan serangan Israel baru-baru ini terhadap satu kapal Freedom Flotilla Turki telah membuka kedok apa yang disebut wajah beradab Washington, yang secara terbuka dan tanpa malu mendukung terorisme negara, Israel.

"Tubuh sembilan warga negara Turki yang gugur di kapal itu diterjang 21 peluru dari tentara Israel, kami menyerahkan hasil otopsi dan bahkan gambar ke Uni Eropa dan AS, tapi Washington tak siap mengutuk terorisme negara, Israel, terhadap Turki. Itu berarti AS mendukung teroris internasional yang membunuh warga negara kami di perairan internasional," kata Erdogan.

Ketika ditanya apa sarannya buat Pakistan untuk melakukan hubungan diplomatik dengan Israel, Erdogan menjawab dengan sangat hati-hati dan mengatakan "Kendati memiliki hubungan diplomatik, Israel tak pernah bertindak seperti negara yang beradab dengan Turki dan saya tak dapat memberi saran apa pun kepada saudara-saudara kami di Pakistan, hak mereka lah untuk memutuskan apakah akan membina hubungan dengan Israel."

"AS mendukung sebagian musuh bersama Pakistan dan Turki dan waktunya telah tiba untuk membuka kedok mereka dan bertindak bersama," kata Perdana Menteri Turki itu --yang saat ini melakukan kunjungan dua hari ke Pakistan.

Erdogan mengatakan Pakistan dan India harus menyelesaikan sengketa Kashmir melalui pembicaraan damai. "Anda memerlukan itikad politik yang kuat guna menyelesaikan sengketa Kashmir," katanya.

Ia mengatakan Pakistan, Turki, Afghanistan dan Iran memiliki masa depan yang sama, keamanan satu negara berada pada keamanan yang lain tapi "musuh kita menciptakan masalah untuk kita".

Ia berkeras bahwa Pakistan dan Turki harus memainkan peran penting guna menstabilkan Afghanistan.

Erdogan berkata, "Kita memiliki masalah bersama dan penyelesaian bersama, kediktatoran militer sejak dulu selalu menciptakan masalah dan demokrasi adalah penyelesaian bersama."

Sabtu, 16 Oktober 2010

Hasil Quick Count : Nurmahmudi Jawara

Puskaptis: Nur Mahmudi Jawara di 8 Kecamatan

Jakarta - Hasil quick count Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis menunjukkan pasangan Nur Mahmudi Ismail dan Idris Abdul Shomad meraih dengan 38,38 persen. Jago PKS ini unggul di 8 kecamatan.

"Untuk hasil, quick count sudah menunjukkan pasangan nomor 3 Nur Mahmudi dan Idris Shomad bisa dikatakan unggul dengan perolehan 38,38 persen," kata Direktur Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis, Husin Yazir, di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Sabtu (16/10/2010).

Badrul Kamal dan Priyanto 27,78 persen, Yuyun dan Peradi mengantongi 22,93 persen serta Gagah dan Derry 10,91 persen.

"Kita melakukan quick qount ini dengan mengambil sampel di 11 kecamatan dengan jumlah TPS 125. Tingkat error 1 persen. Jadi hasil quick qount ini kita yakini tidak akan jauh berbeda dengan perhitungan riil di KPU," papar Husin.

Dikatakan dia, Nur Mahmudi unggul di 8 kecamatan. Sementara, pasangan lain Yuyun dan Peradi jawara di 2 kecamatan. Badrul Kamal dan Priyanto unggul di 1 kecamatan. Sementara Gagah dan Derry tidak unggul di kecamatan mana pun.

"Sepertinya, ada pergeseran dalam prilaku politik di Depok karena Badrul Kamal yang sudah populer dan didukung partai besar ternyata tidak bisa mengangkat citra Badrul dan sepertinya faktor figur masih sangat dominan. Pak Nur Mahmudi unggul dalam hal itu," kata Husin.

Puskaptis: Nur Mahmudi Unggul

DEPOK - Hasil perhitungan cepat (Quick Count) yang dilakukan Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) memunculkan nama pasangan incumbent Nur Mahmudi-Idris Abdul Somad sebagai pemenang.

Menurut Puskaptis, pasangan tersebut unggul di enam kecamatan dari tiga pasang calon lainnya.

Dari total 43 persen suara yang masuk hingga pukul 15.00 WIB, Nur Mahmudi-Idris unggul dengan 39 persen suara. Sedangkan, pasangan Badrul-Supriyanto sebanyak 26,98 persen, Yuyun-Pradi 22,96 persen, serta Gagah-Derry 11,20 persen.

Direktur Puskaptis Yusin Yazid mengatakan data keseluruhan akan ditutup sore nanti dari 125 TPS sebagai sample. Yusin mengklaim, data tersebut hampir pasti valid dengan real count Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Margin errornya 1 persen, dan hasilnya 99 persen sama dengan KPU," katanya kepada wartawan di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Sabtu (16/10/10).

Sementara itu, pasangan nomor urut 2 Yuyun Wirasaputra dan Pradi Supriatna berhasil unggul di kampung pengemis Kampung Lio, Pancoran Mas, Depok. Yuyun-Pradi juga berhasil unggul di kantong-kantong dimana banyak terdapat massa Front Pembela Islam (FPI).

Nur Mahmudi Unggul di 8 Kecamatan

Nur Mahmudi Unggul di 8 Kecamatan

DEPOK, KOMPAS.com — Penghitungan suara pemilihan wali kota-wakil wali kota di Depok, Jawa Barat, masih berlangsung hingga Sabtu (16/10/2010) sore. Pasangan Nur Mahmudi Ismail-M Idris Abdul Shomad unggul sementara di delapan kecamatan.

Mereka meraih suara sementara 39,33 persen dari 74,6 persen suara yang masuk dalam hitungan cepat yang digelar oleh Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis).

"Data ini kami himpun dari seluruh relawan sebanyak 125 orang. Mereka menghimpun hasil penghitungan di setiap tempat pemungutan suara yang sudah disahkan saksi-saksi," tutur Direktur Eksekutif Puskaptis Husin Yazid di Depok.

Keunggulan pasangan Nur Mahmudi-Idris Abdul Shomad terjadi di Kecamatan Pancoran Mas, Sukmajaya, Cilodong, Limo, Cinere, Cimanggis, Tapos, dan Bojongsari. Keunggulan tertinggi terdapat di Kecamatan Tapos sebesar 48,92 persen.

Adapun pasangan lain (sesuai perolehan suara sementara hasil hitung cepat), Yuyun Wirasaputra-Pradi Supriatna, unggul di Kecamatan Beji dan Kecamatan Sawangan. Sementara itu, pasangan Badrul Kamal-Agus Supriyanto unggul di Kecamatan Cipayung. Pasangan Gagah-Derry tidak unggul di semua kecamatan di Depok.

"Hitungan ini berdasarkan data ilmiah sehingga 99 persen mendekati kebenaran. Margin error kami sebesar satu persen. Artinya, hitungan kami bisa berbeda lebih banyak atau lebih sedikit satu persen dari hitungan sebenarnya," klaim Husin.

Nur Mahmudi-Idris Sementara Memimpin

Hasil Hitung Cepat: Nur Mahmudi-Idris Sementara Memimpin

TEMPO Interaktif, Depok--Pasangan calon Wali Kota Depok nomor urut 3, Nur Mahmudi Ismail dan Idris Abdul Somad, sementara unggul dalam hitung cepat versi Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis).

Hitung Cepat dilakukan oleh Puskaptis dengan metode multistage random sampling. Puskaptis menyebar 125 relawan di 33 kelurahan dari 11 kecamatan berbeda. “kami mengirim relawan ke 125 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang representatif. Margin Error hitung cepat ini satu persen. Hasil hitung cepat ini akan tak jauh beda dengan hasil resmi nantinya.” Kata Direktur Puskaptis Husin Yazid, sore ini kepada Tempo.

Pasangan yang didukung antara lain Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Amanat Nasional ini sementara mendapat 38,71 persen suara. Dari data hitung cepat Puskaptis, pasangan ini unggul di banyak kecamatan antara lain Tapos, Cimanggis, Cinere, Cilodong, Sukmajaya, Cipayung, dan Sukmajaya.

Menyusul pada urutan kedua adalah pasangan nomor urut 4, Badrul Kamal – Agus Priyanto, dengan perolehan suara sebesar 27,46 persen. Urutan ketiga ditempati pasangan nomor urut 2, Yuyun Wirasaputra - Pradi Supriatna, dengan peroleh sebesar 22,92 persen.

Sementara di urutan terakhir adalah pasangan calon independen nomor urut 1, Gagah Sunu Somantri – Derry Drajat, dengan perolehan suara sebesar 10,95 persen. Hitung cepat baru berjalan 87,2 persen ketika berita ini dibuat.

Hasil Pilkada Depok PKS Menang lagi

Hasil Perhitungan Quick Count Pilkada atau Pemilihan Walikota Depok PKS Menang lagi dengan mengusung Nur Mahmudi Ismail. Tunggu...Update...!

Islamedia: Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menyebutkan bahwa Pasangan Nurmahmudi Ismail-Idris Abdussomad(Nur Berkhidmad) diprekdisikan akan memenangkan Pilkada Walikota Depok yang akan berlangsung pada hari Sabtu 16 Oktober 2010.

Pernyataan LSI didasarkan atas hasil survey yang sudah dilaksanakan periode September-Oktober 2010. Dalam laporanya yang dirilis oleh Radar Depok Jum'at tertanggal 15/10/2010, LSI memaparkan bahwa Nur Berkhidmad mendapatkan dukungan sebanyak 37,3%. Kemudian diikuti oleh BK-Pri 29,1%, Yuyun-Pradi 8,9%, Gagah-Derry 4,8%, sedangkan yang tidak memilih sebanyak 20%.

Dengan mengacu pada laporan LSI ini, maka bisa dipastikan bahwa hanya akan terjadi satu putaran dalam Pilkada Depok 2010.Hasil penelitian LSI mengungkapkan bahwa tingginya apresiasi warga Depok kepada pasangan nomor 3 Nur Berkhidmad di perkirakan karena selama kepemimpinan Nur Mahmudi Ismail, Depok meraih berbagai macam prestasi yang membanggakan.

Berikut ini beberapa prestasi yang telah dicapai Kota Depok selama lima tahun terakhir (2006-2010)

1. Administrasi Kepegawaian Terbaik Nomor 2 se-Indonesia dan Nomor 1 se-Jawa Barat (versi Badan Kepegawaian Negara), yang menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Depok telah melakukan pengelolaan aparat-aparatnya dengan profesional. Hal ini akan membawa keberhasilan Pemerintah Kota Depok dalam melayani warganya.

2. Angka Harapan Hidup (AHH) tertinggi se-Jawa Barat, Nomor 2 se-Indonesia. Ini menunjukkan tingginya dengan derajat kesehatan dan produktivitas masyarakatnya.

3. Angka kematian bayi terendah se-Indonesia (versi Depkes RI) dan Angka Kematian Ibu Melahirkan dari No. 1 Terburuk menjadi No 1 Terbaik se-Jawa Barat.

4. Pada tahun 2008, Depok memiliki Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)-nya sendiri. RSUD Kota Depok ini menyandang predikat ISO 9001 pada 2009. Hingga kini, RSUD Kota Depok telah melayani lebih dari 51.000 orang, di antaranya ada 19.000 pasien tidak mampu. Tidak hanya yang dari Kota Depok, RSUD Kota Depok juga melayani pasien tidak mampu dari Kabupaten Bogor.

5. Rukun Warga (RW) Siaga pertama se-Indonesia & Juara 1 Kota Siaga se-Jawa Barat, seluruh RW telah menjadi RW Siaga. Jika program kesehatan nasional mencanangkan Indonesia Sehat, Kabupaten Sehat, dan baru sampai kepada Desa Sehat; kota Depok telah selangkah lebih maju, yaitu mencapai hingga RW Sehat. RW Siaga telah mendorong partisipasi masyarakat untuk aktif membangun wilayahnya, bersama-sama pemerintah.

6. IPM (Index Pembangunan Manusia) tertinggi se-Jawa Barat dan Nomor 3 se-Indonesia, yaitu 78,68 pada tahun 2009. IPM yang juga disebut Human Development Index mengukur tingkat daya beli, kesehatan, dan pendidikan. Dengan angka indeks itu, maka secara umum Kota Depok telah berhasil meningkatkan kualitas dan kapasitas warga kota menjadi lebih baik di antara kota-kota lain di Indonesia.

7. Dipercaya sebagai tempat Penyelenggaraan MTQ ke-31 tingkat Jawa Barat (2010), yang merupakan kesempatan pertama kalinya untuk Depok. Kepercayaan dalam memilih tempat ini membuktikan bahwa Depok merupakan salah satu kawasan religius di Jawa Barat dan membuktikan baiknya fasilitas-fasilitas yang ada di Depok.

Tate, "Almarhum Merupakan Sosok Sahabat dan Guru"

BANDUNG, (PRLM).-Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Jabar, Tate Qomaruddin, mengatakan pihaknya telah kehilangan sosok sahabat dan guru yang patut diteladani. "Secara pribadi banyak hal yang bisa diteladani dari almarhum, salah satunya beliau telah berhasil mendidik putra-putrinya untuk meraih pendidikan tinggi," katanya, saat dihubungi "PRLM", Jumat (15/10).

Dimata Tate, almarhum juga merupakan sosok yang tenang dan menjunjung profesionalitas dalam bekerja."Saya tahu saat kunjungan kerja (kunker) kemarin, almarhum dalam keadaan sakit, tetapi beliau tetap melaksanakan tugas," ujarnya.

Menurut dia, almarhum telah mengabdikan hidupnya untuk mengembangkan PKS Jabar untuk menjadi yang terbaik. "Beliau sempat menjabat sebagai Ketua Dewan Syariah Wilayah PKS periode 2005-2010, dan saya menjadi sekretaris beliau,"ungkapnya.

Kabar meninggalnya almarhum, kata dia, didapat dari Anggota Komisi A DPRD Jabar lainnya yang juga Anggota Faksi PkS DPRD Jabar, Anwar Yasin, Kamis (14/10) kemarin pada pukul 17.45 WIB melalui telepon seluler. "Saat ditelpon, saya sedang memimpin rapat internal PKS Jabar di Bandung. Saya sempat tidak mau mengangkat tersebut karena sedang memimpin rapat, tapi saya putuskan untuk mengangkat telepon sebab jarang-jarang Pak Anwar Yasin menelepon saya, pasti ada sesuatu hal kalau menelepon," ujarnya.

Sebagai pimpinan partai, lanjut dia, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendoakan beliau. "Semoga amal dan ibadah beliau diterima Allah SWT, dan untuk keluarga yang ditinggalkannya tidak perlu disesali karena ini merupakan pilihan yang terbaik dari Allah SWT kepada hamba-NYA," tutur Tate.

Seperti yang kita ketauhi, Anggota DPRD Jabar dari Fraksi PKS Tajudin Noor meninggal dunia pada usia 57 tahun, usai melaksanakan kunjungan kerja (kunker) Komisi A ke Pemerintah Kabupaten Solok, Padang, Sumatera Barat. Almarhum Tajudin meninggal di RS Pantai Indah Kapuk, Pluit, Jakarta, Kamis (14/10) pukul 17.45 WIB.

PKS Beberkan Kunci Kemenangan di Pemilu 2014

VIVAnews -- Musyawarah Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bertema 'PKS Bekerja Untuk Jakarta' di buka malam ini oleh Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq.

Musyawarah akan berlangsung dari 15 sampai 17 Oktober 2010.

Tak hanya berisi persidangan dan penyampaian laporan kerja kepengurusan. Muswil kali ini juga akan menanggapi rencana pemindahan Ibukota yang akan tertuang dalam seminar, "Pemindahan Ibukota versus Revitalisasi Rencana Tata Kota".

Bagaimana dengan persiapan Pemilu 2014? "Kualitas kader-kader kita sebagai faktor utama kemenangan kita nanti," kata Luthfi Hasan Ishaaq, di Hotel Atlet Century, Jakarta, Jumat malam 15 Oktober 2010.

Ditambahkan dia, muswil ini punya arti penting. Sebab, DKI telah berjasa mengorbitkan kader-kader PKS.

Luthfi menegaskan pada wartawan, keunggulan PKS bukan di masalah keuangan, tapi kader.

"Jadi kita sekarang sedang mempersiapkan sebuah konsep bagaimana memfasilitasi para kader itu agar mereka lebih optimal dalam bekerja," kata dia.

Caranya? "Ya itu melalui berbagai proses pelatihan, tentunya."

***

Sebelumnya, Juru Bicara PKS Jakarta, Dedi Supriadi, musyawarah juga membahas soal pemilihan kepala daerah Jakarta yang berlangsung pada 2012 nanti.

Meski PKS belum akan memunculkan nama calon Gubernur Jakarta untuk dimajukan dalam pilkada.

Terkait hal ini, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo berharap musyawarah wilayah tak hanya bermanfaat bagi PKS, tapi juga bagi Jakarta.

"PKS yang dulu belum menjagokan saya. Sebenarnya antara Bang Adang (Daradjatun) dan Fauzi Bowo beda-beda tipis, tapi kecintaan pada negara sama, ketaatan terhadap Tuhan juga sama," kata Fauzi Bowo disambut tawa peserta muswil.

Seperti diketahui, Adang Daradjatun adalah mantan calon gubernur DKI yang dicalonkan PKS.

Pernyataan Foke -- panggilan akrab Fauzi Bowo -- disambut Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq.

"Kalau yang dulu kita beda tipis, seperti yang dikatakan Bang Fauzi tadi, semoga yang akan datang kita bisa menghilangkan yang tipis-tipis itu tadi. Sehingga nantinya kita jadi dominan," kata Luthfi.
• VIVAnews

PKS Bertekad Rebut Kembali Jakarta

INILAH.COM, Jakarta - Menghadapi pilkada 2012 mendatang, PKS mengaku siap memimpin Ibukota. Program-program tersebut akan ditetapkan dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-2 DPW PKS DKI Jakarta.

"Semua program yang dilaksanakan tidak terlepas dari kepentingan warga Jakarta. Menghadapi pilkada 2012 mendatang PKS siap memimpin ibukota," tegas Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PKS Jakarta, Triwisaksana (15/10/2010).

Rencananya, Muswil ke-2 PKS DKI Jakarta akan berlangsung tanggal 15-17 Oktober 2010 di Hotel Atlet Century malam ini (15/10).

Tiga nama yang digadang-gadang bakal bersaing yaitu Triwisaksana Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta yang saat ini masih menjadi Ketua Umum DPW PKS DKI Jakarta, Igo Ilham Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, dan Selamat Nurdin menjabat sebagai Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta. [mah]

Jumat, 15 Oktober 2010

PKS Jakarta Punya Pengurus Baru Malam Ini

VIVAnews - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Daerah Khusus Ibukota Jakarta menggelar Musyawarah Wilayah mulai malam ini, Jumat 15 Oktober 2010. Salah satu agenda penting acara ini adalah penetepan pengurus baru.

Menurut Dedi Supriadi, Juru Bicara PKS Jakarta, acara pembukaan digelar di Hotel Atlet Century, Jakarta, pada pukul 19.00. "Akan dibuka Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, dihadiri juga oleh Gubernur Jakarta Fauzi Bowo," kata Dedi saat dihubungi VIVAnews.

Dedi menjelaskan, salah satu yang akan ditetapkan dalam Musyawarah nanti adalah perubahan periodisasi pengurus dari empat tahun menjadi lima tahun. Kemudian Musyawarah juga membahas soal pemilihan kepala daerah Jakarta yang berlangsung pada 2012 nanti.

"Kami akan mendiskusikan soal itu, namun belum bersifat penetapan," katanya.

Jadi, PKS belum akan memunculkan nama calon Gubernur Jakarta untuk dimajukan dalam pilkada. "Itu masih menunggu perkembangan, sekarang kami bahas persyaratan dulu seperti intelektualitas dan kapabilitas," ujar Dedi. (umi)

• VIVAnews

Luthfi: PKS Tetap Jaga Orisinalitas

Liputan6.com, Banjarmasin: Presiden Partai Keadilan Sejahtera H. Luthfi Hasan Ishaq menyatakan, partai politiknya akan tetap menjaga orisinalitas yang berasaskan Islam. "Walau PKS terbuka bagi nonmuslim, tapi partai tetap akan menjaga orisinilitas," katanya sebelum pembukaan Musyawarah Wilayah II PKS Kalimantan Selatan di Banjarmasin, Kamis (14/10) malam.

Luthfi Hasan menyangkal kalau ada yang menghubung-hubungkan keterbukaan partainya bagi nonmuslim akan mengaburkan asas atau ciri khas dan hanya untuk mencapai target tiga besar pada Pemilihan Umum 2014. Ia menegaskan, keterbukaan PKS bagi nonmuslim, bukan hal baru tapi sudah lama. Hal itu masih sejalan dengan jargon PKS yaitu bersih, peduli dan profesional.

Mengenai upaya mencapai target tiga besar bagi PKS dalam pemilu mendatang, dia nampak optimistis, dengan melihat dan belajar pengalaman masa lalu. "Kalau pada periode lalu atau hasil Pemilu 2009 berhasil menempatkan PKS dalam empat besar, maka dari cara kerja kader selama ini tidak mustahil bisa mencapai target tiga besar," kata Luthfi Hasan optimistis.

Oleh karena itu, untuk mencapai target tersebut, PKS sejak dini terus melakukan konsolidasi organisasi dan kader pada semua tingkatkan. Sebagai contoh pelaksanaan Muswil PKS sampai saat ini sudah hampir seperdua provinsi se-Indonesia dan diharapkan selesai seluruhnya pada November mendatang, demikian Luthfi.(

PKS Setia Temani Sepanjang Perjalanan

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaq mengatakan tidak akan melibatkan diri dalam segala aiktivitas yang ingin mendongkel pemerintahan yang sah.

"Apalagi Pak SBY sudah mengatakan bahwa PKS adalah backbone dari koalisi," kata Luthfi dalam rilis yang diterima okezone, Kamis (14/10/2010).

Luthfi menegaskan, kader PKS dilarang untuk ikut-ikutan dengan aksi-aksi yang digalang kelompok manapun yang mengarah pada upaya inskontitusional itu. "Sebagai teman sejalan kita akan setia menemani sepanjang perjalanan menuju tujuan," urai Luthfi.

Namun demikian, sebagai teman koalisi yang baik bukan berarti PKS tidak bersifat kritis kepada pemerintah. Teman yang baik adalah teman yang mau mengingatkan kawan seiringnya jika jalan yang ditempuh justru akan membuatnya terperosok.

Bukan sebaliknya membiarkan saja teman seiringnya menempuh jalan yang salah hanya takut temannya itu tersinggung. "Dalam banyak hal kita melakukan kritik terhadap pemerintah," imbuh Luthfi.

Kamis, 14 Oktober 2010

Ustadz Tajudin Noor Wafat

Innalillahi wa inna ilaihi roji'un.

Telah berpulang ke rahmatulloh Ustadz Tajudin Noor (anggota DPRD FPKS Jabar/mantan ketua DSW PKS Jabar) sore ini, Kamis 14 Oktober pukul 17.45 wib di RS Pantai Indah Kapuk Jakarta. Jenazah dalam perjalanan menuju Cimahi. Semoga dosa-dosanyanya diampuni, amal ibadahnya diterima Alloh swt, ditempatkan di surga-Nya, serta keluarga diberikan kesabaran.

Senin, 11 Oktober 2010

Madina.com Jejaring Sosial Muslim Yang Powerfull

Asalaam Alaikum

Welcome to Madina.com, a unique community for Muslims around the world. We hope you benefit from this community and you become a contributer as well. To ensure a good experience please update your profile fully and sign up to groups that interest you. Be an active participant. After watching videos, audios and articles, please kindly be sure to leave your comments and show your appreciation for the person who posted it.

Remember that your experience will only be as good as your network, so make some friends and don't forget to spread Salaam.

May Allah bless this community and guide us all,
Madina.com Admins

PKS Siap Jadi Kanal Atasi Kekerasan

dakwatuna.com – Surabaya. Presiden PKS Ustadz H Luthfi Hasan Ishaq menyatakan, partai politik (parpol) yang dipimpinnya siap menjadi kanal untuk mengatasi “drama” kekerasan akhir-akhir ini.

“Di negara kita akhir-akhir ini muncul drama kekerasan dimana-mana,” kata presiden ke-3 PKS itu dalam sambutan pada pembukaan Muswil Ke-2 PKS Jatim di Surabaya, Jumat.

Di depan 250-an peserta Muswil PKS Jatim dan Gubernur Jatim Soekarwo yang membuka acara itu, ia mengatakan pihaknya memberi apresiasi kepada penegak hukum untuk mereduksi pelanggaran hukum.

Namun pihaknya juga mengimbau pemerintah untuk melibatkan organisasi politik (orpol), organisasi kemasyarakatan (ormas), dan komponen masyarakat lainnya dalam menyerapkan aspirasi masyarakat yang tersumbat.

“Kami siap menjadi kanal dari berbagai aspirasi masyarakat yang tersumbat, tapi kami minta pemerintah untuk tidak memarjinalkan peran orpol dan ormas, sehingga masyarakat memiliki kanal untuk menyalurkan aspirasi kepada pemerintah,” katanya.

Ia menjamin PKS sebagai parpol terbesar ke-4 dan parpol Islam terbesar siap menampung aspirasi seluruh warga negara tanpa memandang agama, suku, dan ideologi.

“Karena itu, saya minta kader-kader PKS untuk bersinergi dengan komponen masyarakat lainnya guna mendorong kesadaran tentang pentingnya ukhuwah (persatuan) dan toleransi,” katanya.

Dalam pembukaan yang dilakukan dengan pemukulan bedug oleh Gubernur Jatim itu, ia meminta kader-kader untuk tidak bersikap eksklusif, karena sikap itu melanggar garis perjuangan PKS.

Secara terpisah, Sekretaris Umum DPW PKS Jatim H Arif Hari Setiawan mengatakan, Muswil PKS yang berlangsung hingga 3 Oktober itu juga akan melakukan evaluasi dukungan kepada Gubernur Jatim Soekarwo.

“Selain pengumuman pengurus PKS Jatim yang baru, Muswil itu juga akan mengevaluasi kepemimpinan beliau dalam sidang Komisi Kebijakan Publik. Kami akan mengevaluasi janji-janji beliau selama kampanye, seperti APBD untuk rakyat itu terlaksana atau tidak,” katanya.(*)

Minggu, 10 Oktober 2010

Pasang Baliho Nur Mahmudi, Simpatisan PKS Meninggal

Pasang Baliho Nur Mahmudi, Simpatisan PKS Tewas Kesetrum
Minggu, 10 Oktober 2010 13:46 WIB
Depok, (tvOne)

Seorang simpatisan Partai keadilan Sejahtera (PKS), Abdurrahman (45) tewas kesetrum, ketika akan memasang baliho, yang mendukung Nur Mahmudi Ismail sebagai calon wali kota Depok dalam Pemilu Kada mendatang.

Ketua DPD PKS Kota Depok, Jawa Barat, Mujtahid Rahman Yadi, di Depok, Minggu mengatakan kejadian tersebut adalah kecelakaan dan musibah bagi seluruh kader PKS.

Menurut dia, Abdurrahman merupakan warga RT 004/09 Sukamaju, Cilodong, Depok, dan PKS berduka atas kejadian tersebut.

Ia menjelaskan Abdurahman tewas ketika hendak memasang baliho dukungan terhadap mantan presiden Partai Keadailan (PK), Nur Mahmudi, ia naik tiang telepon, tanpa sengaja ia memegang kabel listrik lampu jalan, sehingga terpental ke parit dan tewas.

Menurut dia, seluruh kader PKS hingga Nur Mahmudi Ismail yang juga masih menjabat sebagai wali kota Depok datang melayat ke rumah duka. "Tentunya ini menjadi perhatian kami," ujarnya.

Pemilukada Depok saat ini sudah memasuki tahapan kampanye putaran terakhir. Kampanye telah dimulai pada 29 September hingga 12 Oktober 2010 Setelah itu memasuki masa tenang selama tiga hari dan baru pencoblosan pada Sabtu (16/10).

Pemilukada Depok digelar pada 16 Oktober 2010 diikuti oleh empat pasangan calon yang terdiri dari tiga dari partai politik, dan satu dari calon independen.

Mereka adalah nomor urut satu pasangan calon independen Gagah Sunu Sumantri-Derry Drajat. Nomor urut dua yaitu Yuyun Wirasaputra-Pradi Supriatna, yang didukung Partai Gerindra (3 kursi) dan 14 partai non parlemen diantaranya PBR, PKPB, PKNU, PMB, PKP, PDK, PPI, PPRN, PNI Marhaeinis, PSI, Partai Buruh.

Sedangkan pasangan dengan nomor urut tiga yaitu Nur Mahmudi Ismail-Idris Abdul Shomad yang didukung enam partai yakni PKS, PAN, Partai Pelopor, PNBK, Partai Patriot, dan Republikan.

Pasangan dengan nomor urut empat yaitu Badrul Kamal-Agus Supriyanto yang mendapat dukungan parpol besar yakni Partai Demokrat, Partai Golkar, PDIP, PPP, PKB, PDS, dan Partai Demokrasi Pembaruan.

Di antara empat pasangan tersebut tiga calon wali kota pernah menjabat sebagai pimpinan daerah setempat yaitu Yuyun Wirasaputra yang masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota Depok. Selain itu, Nur Mahmudi saat ini masih menjabat sebagai Wali Kota Depok yang akan berakhir masa jabatannya pada 26 Januari 2011.

Sedangkan Gagah Sunu Sumantri menjabat sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok, dan Derry Drajat dikenal sebagai artis sinetron. Pradi Supriatna adalah sosok pengusaha muda Depok yang sukses. Agus Supriyanto juga merupakan pengusaha, Idris Abdul Shomad merupakan tokoh agama dan menjabat sebagai sekretaris MUI Kota Depok.

Jumlah TPS yang disediakan oleh KPU Kota Depok sebanyak 2.400, dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 1.053.877 pemilih. (Ant)

Sabtu, 09 Oktober 2010

PKS Tak Khawatir Dikaitkan Terorisme

PKS Tak Khawatir Dikaitkan Terorisme

"Kita sama sekali tidak khawatir," ujar Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta seusai pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) II PKS Sumut di Medan, Jumat (8/10) malam.

Menurut dia, pihaknya sama sekali tidak khawatir karena "track" (jejak) partai itu sudah jelas sejak awal.

"PKS sama sekali tidak khawatir dikait-kaitkan dengan terorisme karena sejak awal ’track’ kita sudah sangat jelas, sudah jelas sejak awal berdirinya," katanya.

Hanya saja, menurut Wakil Ketua DPR itu, pemerintah harus segera menemukan cara yang lebih pas terhadap kelompok-kelompok garis keras yang ada di antara umat Islam guna meredam berbagai aksi terorisme.

"Kita lihat pemerintah perlu menemukan cara yang lebih untuk kelompok-kelompok garis keras di umat Islam dewasa ini. Perlu dialog lebih banyak dengan mereka untuk memahami masalah mereka," ujarnya.

Anis Matta berpendapat, masalah utama bangsa ini adalah masalah ekonomi dan semua itu merupakan akar masalah terorisme. "Akar persoalan terorisme itu bukan masalah pemahaman keagamaan, tetapi masalah ekonomi," tegasnya.

Ia juga menekankan, stigma teroris identik dengan Islam sangat tidak bisa diterima, termasuk jika dikaitkan dengan ciri-ciri mereka yang senang memelihara jenggot.

"Banyak orang kini suka memelihara jenggot, termasuk mereka yang bukan Muslim. Jadi, PKS sama sekali tidak khawatir," ujar Anis Matta.

Anak Kader PKS Wajib Sekolah Sampai S2

Anak Kader PKS Wajib Sekolah Sampai S2

INILAH.COM, Semarang - Partai Keadailan Sejahtera (PKS) akan mewajibkan anak-anak kadernya untuk bersekolah hingga mencapai jenjang S2.

Ide program wajib belajar hingga Strata 2 (S2) itu dicetuskan oleh Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq saat berdialog dengan anak-anak kader PKS, Jumat (8/10) malam di Semarang, Jateng. Acara yang diselenggarakan sebelum Pembukaan Musyawarah Wilayah II PKS Jateng tersebut dihadiri ratusan anak kader PKS yang datang dari berbagai kota di Jawa Tengah.

Luthfi menekankan bahwa anak-anak kader PKS wajib menempuh pendidikan hingga jenjang S2, tidak terkecuali. Bahkan Luthfi mengatakan bahwa struktur partai tidak akan segan-segan menegur kader PKS yang memiliki kemampuan namun tidak melaksanakan program wajib belajar ini. Sementara bagi kader yang kurang mampu struktur partai akan membantu dengan cara mencarikan jalan keluar bagi persoalan tersebut, misalnya mengupayakan bea siswa.

"'Kalau orang tua kalian tidak bisa membiayai karena persoalan ekonomi, datanglah ke pengurus PKS. Sampaikan persoalan kalian. Insya Allah kita akan membantu agar kalian dapat meneruskan pendidikan ke

jenjang S2," kata Luthfi yang disambut dengan tepuk tangan meriah putra putri kader PKS.

Luthfi menyampaikan, program wajib belajar S2 yang dibuat PKS merupakan bentuk perhatian PKS akan pentingnya melakukan investasi dalam bidang pendidikan. Hal ini dilakukan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas agar mampu menghadapi tantangan masa depan.

Ke depan, lanjut Luthfi, tantangan akan semakin sulit dan ketat. Untuk itu diperlukan SDM yang berkualitas, yang mampu menghadapi tantangan jaman. Karena itu harus dipersiapkan jauh-jauh hari. Luthfi juga berharap dengan program ini putra-putri kader PKS dapat menunjukkan prestasi yang bisa dibanggakan dan memiliki perilaku yang baik.

"Prestasi kalian dalam bidang apa pun hendaknya bisa di atas rata-rata. Kalau tidak di pendidikan di olahraga, bisa juga di kesenian, dan bidang-bidang lainnya," tandasnya

Kamis, 07 Oktober 2010

PKS Minta Bos Playboy Erwin Serahkan Diri

PKS Minta Bos Playboy Erwin Serahkan Diri

Denpasar - Sikap Pemimpin Redaksi (Pemred) majalah Playboy Erwin Arnada yang belum menyerahkan diri mendapat respon dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ia diminta segera menyerahkan diri untuk menghormati proses hukum.

Erwin hingga kini belum menyerahkan diri ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan.

"Negeri kita negara hukum. Kita gembira jika warganya mematuhi hukum," kata Presiden PKS Lutfie Hasan Ishaq di sela-sela menghadiri persiapan Musyawarah Wilayah PKS di Natrabu, Jl By Pass Sanur, Denpasar, Kamis (7/10/2010).

Ia mencontohkan sikap PKS yang mengikuti penegakan hukum saat kadernya Misbakun terlilit kasus hukum. "Kasus Pak Misbhakun kita ikuti proses hukum walaupun merasakan ketidakadilan sebagai bukti warga taat hukum," kata Lutfie.

Menurutnya, PKS sangat mendukung iklim kebebasan pers sepanjang kebebasan itu tidak disalahgunakan.

"Kita tentu tidak ingin ada pers yang mengabaikan norma dan etika yang bertujuan memproteksi kehidupan bangsa ini. Saya yakin dia (Erwin) tidak ada niat itu. Tapi semua dibuktikan di depan hukum," ujar Lutfie.

Sebelumnya, Erwin yang dikabarkan akan menyerahkan diri hari ini ke Kejari Jaksel ternyata masih berada di Bali. Kejari Jaksel memberi batas waktu penyerahan diri Erwin pukul 16.30 WIB hari ini. Namun, hingga pukul 17.30 WIB, ia tidak terlihat.

Kajari Jaksel M Yusuf menandatangani surat perintah penangkapan No 160/0.1.14/Euh.2/10/2010. Surat itu menjadi dasar penangkapan paksa Erwin yang juga telah dinyatakan kabur.

Rabu, 06 Oktober 2010

Optimis 40 Persen Pemilukada di Jabar Dimenangkan PKS

Yudi Widiana Adia: "Optimis 40 Persen Pemilukada di Jabar Dimenangkan PKS"

BANDUNG, (PRLM).- Musyawarah Wilayah (Muswil) II Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jabar, akan dijadikan sebagai momentum untuk merumuskan arah kebijakan dan sikap politik partai di tingkat wilayah Jawa Barat. Selain itu, sebagai sarana sosialisasi agenda partai tahun 2010 hingga 2015, konsolidasi internal, serta sebagai ajang menunjukkan ekspresi kader dan simpatisan PKS.

“Kita ingin lima tahun ke depan gubernur tetap milik PKS, serta pemilihan legislatif mengalami peningkatan dari yang sebelumnya empat besar bisa menjadi dua besar,” ujar Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Jabar, Yudi Widiana Adia, di Kota Bandung, Selasa (5/10).

Menurut Yudi, Muswil yang akan dilaksanakan pada tanggal 7-9 Oktober 2010 ini, juga untuk menentukan susunan dewan pimpinan tingkat wilayah (DPTW) yang terdiri dari Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW), Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) dan Ketua Dewan Syariah Wilayah (DSW) periode 2010-2015.

“Terkait penyegaran struktur. Yang paling menarik adalah perubahan peraturan mengenai cara pemilihan untuk ketua DPW yang dihimpun melalui pemilihan raya terhadap sebelas ribu kader. Kemudian, disaring kembali dari 24 menjadi 8 kandidat,” ungkapnya.

Mengenai peluang DPW PKS Jabar untuk mencalonkan nama kadernya sebagai calon presiden, lanjut dia, sangat mungkin dicalonkan. “Karena, DPW PKS Jabar saat ini dijadikan sebagai barometer nasional. Misalnya, kader nasional yang berasal dari DPW PKS Jabar seperti Hidayat Nur Wahid dan Gubernur Jabar saat ini, Ahmad Heryawan,” tuturnya.

Selain itu, menurut dia, DPW PKS Jabar sudah dianggap sebagai lumbung suara nasional. “ Jadi, kita optimis 40 persen pemilukada di Jabar akan dimenangkan PKS,” ucapnya.

Dia berharap Muswil kali ini dapat membawa DPW PKS Jabar menjadi lebih baik lagi ,serta pencapaian politik dan dakwah bisa lebih baik dibandingkan periode sebelumnya. “ Kebetulan periode kali ini, merupakan periode terakhir saya di DPW PKS Jabar karena saya akan direkomendasikan untuk pindah ke DPP PKS,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKS DPRD Jabar, Tetep Abdulatif mengatakan, PKS yang saat ini merupakan partai terbuka yang bukan hanya dalam berpolitik tapi sangat terbuka dalam kehidupan sehari-hari. “Kita akan terbuka kepada siapapun tanpa melihat golongan,” katanya. (A-194/das)***

Selasa, 05 Oktober 2010

Mahfudz Siddiq Dukung Presiden Batalkan Kunjungan ke Belanda

Mahfudz Siddiq Dukung Presiden Batalkan Kunjungan ke Belanda

dakwatuna.com – Jakarta. Ketua Komisi I DPR RI Mahfudz Sidik mendukung sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang membatalkan kunjungan kenegaraannya ke Belanda, pada Selasa ini.

“Saya secara pribadi mendukung keputusan Presiden Yudhoyono membatalkan kunjungan kenegaraan ke Belanda,” kata Mahfudz Sidik kepada pers di Gedung DPR RI di Jakarta, Selasa.

Mahfudz menjelaskan, pembatalan kunjungan Presiden Yudhoyono bukan persoalan keamanan atau keselamatan jiwanya di Belanda, tapi persoalan harga diri bangsa Indonesia.

Menurut dia, kalau persoalan keamanan secara official Pemerintah Belanda akan memberikan perlindungan kepada Presiden Yudhoyono yang melakukan kunjungan resmi ke negara kincir angin tersebut. “Karena hal itu sudah menjadi kewajiban tuan rumah Belanda,” katanya.

Menurut Mahfudz, persoalannya terkait dengan harga diri bangsa Indonesia, yakni soal keberadaan kelompok separatis Republik Maluku Selatan (RMS).

“Bagi bangsa Indonesia Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sudah menjadi harga mati yang tidak bisa diubah lagi,” katanya.

Munculnya gerakan separatis RMS yang akan memisahkan bagian wilayah Indonesia dari NKRI sama sekali tidak bisa ditolerir oleh Pemerintah Indonesia.

Namun, katanya, RMS bergerak bebas di Belanda, seperti membangun jaringan, penggalangan dana, melakukan lobi-lobi politik termasuk melakukan tuntutan ke pengadilan di Denhaag Belanda.

Mahfudz menilai, ada semacam pembiaran dan pemberian ruang gerak yang leluasa kepada RMS dan ada informasi yang menyebutkan agar Presiden Yudhoyono yang akan berkunjung ke Belanda, ditangkap.

“Ini sama saja akan membenturkan. Presiden Yudhoyono berkunjung ke Belanda, tapi dihadapkan dengan RMS yang melakukan tuntutan di Pengadilan di Denhaag,” katanya.

Menurut dia, pembatalan kunjungan Presiden Yudhoyono ke Belanda bukan persoalan ancaman, tapi lebih kepada persoalan harga diri bangsa.

Ketika ditanya bagaimana hubungan diplomatik antara Indonesia dan Belanda, menurut dia, di Belanda masih ada pihak yang berpandangan bahwa Indonesia adalah negara bekas jajahan mereka.

Mahfudz juga menegaskan, pembatalan kunjungan kenegaraan Presiden Yudhono ke Belanda adalah tindakan yang luar biasa dan akan memberikan efek politik yang kuat.

“Pembatalan ini menjadi sinyal bagi Pemerintah Belanda bahwa Pemerintah Indonesia tidak main-main soal RMS,” kata Mahfudz. (R024/H-KWR/S026/ant)

umroh

umroh
umroh
umrah
rent on tour
emak naik haji
a tour operator ,
dan travel ,
travel ke yogyakarta
haji mp
travel umroh
lombok travel ,
travel agent indonesia
travel agent in indonesia
travel murah
bali travel agent
umrah from dubai
pakej haji
paket tour singapura
batam travel
film emak naik haji
emak ingin naik haji download
paket tour singapore
buana tour
[umroh]
paket umroh
paket umrah
travel agent di surabaya
umroh tour
travel agent in bandung
download film emak ingin naik haji
anta travel
doa doa umrah
travel agent di yogyakarta
batam tour package
batam tour packages
travel agent di semarang
sulawesi tour
paket tour eropa
penerbangan haji
medan travel agency
bandung tour package
singapore airlines tour
islam umrah
paket wisata hongkong
emak ingin naik haji movie
umrah cairo
paket tour ke vietnam
korea ski tour
cerita haji
emak mau naik haji
pengalaman haji
jogja tour package
jakarta bandung tour package
surabaya tour package
mitra travel agency

Haji

Haji 2011
cara menunaikan haji
paket haji peralatan haji
cara menunaikan haji
musim haji
catatan haji
cerita haji
video panduan haji
belajar haji
cara mengerjakan haji dan umrah
panduan haji powerpoint
daftar haji online
quota haji
umrah haji
haji info
haji travel
haj tours
rukun haji
panduan haji
umroh tour
talbiyah haji

Kampanye Nur Mahmudi Mengungkap Keberhasilan

Kampanye Nur Mahmudi Mengungkap Keberhasilan Tentang Pendidikan Kota Depok

Depok - Calon Walikota Depok yang juga incumbent Nur Mahmudi Ismail memaparkan keberhasilannya di bidang pendidikan. Di waktu kepemimpinannya Depok merasakan peningkatan hasil yang telah dicapai.

Dalam kampanye pemilukada Depok di Grand City, pekan (3/10/2010) dengan pasangannya, KH Idris Abdul Shomad, Nur Mahmudi menyatakan kesanggupan akan melakukan cara yang semakin baik kalau terpilih di periode yang akan datang di 2011-2015.

Nur Mahmudi dengan pasangannya maju dalam Pilkada Depok diusung 2 partai besar yaitu PKS dan PAN, turut disokong 3 partai lainnya Partai Republikan, PNBK, serta Partai Pelopor.

Kampanye pasangan ini dihadiri ribuan massa yang memuat lambang PKS serta PAN. Di antara kampanye ini, Atikah Nur Pajriyah Raharja, peraih medali perunggu bidang Ekonomi dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) IX 2010 di Medan memberikan kesaksian mengenai mutu pendidikan di Depok.

Siswi SMA Negeri 2 Depok ini mengatakan sebenarnya mutu pendidikan di Depok amat baik, tiada kalah dengan mutu pendidikan di ibukota Jakarta. Hal ini dibuktikan secara lumayan bertambah banyak siswa/i SMA di Depok yang memperoleh bermacam medali di antara OSN IX 2010 yang lalu.

Sesudah itu penyambung lidah kampanye dari PAN, Acep Saepudin serta Hasbullah Rahmad juga menyampaikan testimoni. Program pemerintah Kota Depok saat 2007 yang memberikan bantuan kematian sebesar dua juta rupiah per jiwa, dinilainya berhasil.

Kampanye ini juga didatangi Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, semestinya bentuk kepedulian serta sokongannya atas Kota Depok.

Waktu kampanye Pilkada Depok dilaksanakan dari tanggal 29 September sampai 12 Oktober 2010. Pada hari Sabtu, 16 Oktober 2010, Warga Depok hendak bersama memilih siapa pemimpin mereka untuk lima tahun ke depan.(dt)

Senin, 04 Oktober 2010

Popularitas Pancasila Memudar Pasca Reformasi

Popularitas Pancasila Memudar Pasca Reformasi

Popularitas Pancasila di Indonesia semakin memudar pasca bergulirnya Reformasi pada 1998 silam. Hal tersebut diungkapkan Mantan Wakil Presiden, Muhammad Jusuf Kalla (JK) saat menjadi narasumber dalam sebuah seminar di Aula Keuskupan Agung Makassr, Minggu (3/10).

"Pada zaman Orde Baru, setiap saat masyarakat dihadapkan pada keharusan untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila, seperti saat pelaksanaan ujian sekolah, PNS, dan sebagainya," ungkapnya. Bahkan, kata dia, pada era tersebut, bisa dikatakan di Indonesia sedang terjadi inflasi Pancasila.

Namun, penerapan Pancasila hanya sebatas pada menghafalkan kalimat semata, karena tidak disertai dengan penjiwaan nilai-nilai Pancasila. "Hal ini bisa kita lihat dengan maraknya perilaku korupsi oleh para pejabat, mulai dari tingkat pusat hingga ke daerah," ucapnya.

Inilah yang membuat masyarakat Indonesia merasakan kejenuhan dengan doktrin penerapan Pancasila, sehingga pasca Reformasi, popularitas Pancasila semakin memudar. "Saat ini, terjadi degradasi yang sangat signifikan terhadap Pancasila, karena masyarakat tidak bisa menemukan dan bahkan kembali mempertanyakan manfaat dasar dari nilai tersebut," tuturnya.

Bahkan, lanjutnya, dalam pidato-pidato para pejabat pun, sangat jarang ditemukan pidato berkaitan dengan nilai-nilai Pancasila. Ia mengatakan, meskipun terdapat perbedaan berkaitan dengan popularitas Pancasila antara era Orde Baru dengan Reformasi, namun pada dasarnya tidak terjadi perubahan secara signifikan terhadap penerapan nilai-nilai Pancasila di masyarakat.(ANT)

Jumat, 01 Oktober 2010

Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama ormas Islam menolak Festival Q!

Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama ormas Islam menolak Festival Q! yang melakukan pemutaran film-film bertema lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT)

MUI: Pemerintah Harus
Berlakukan UU Pornografi

Jumat, 1 Oktober 2010

JAKARTA (Suara Karya): Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama ormas Islam menolak Festival Q! yang melakukan pemutaran film-film bertema lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT). Sebab, festival tersebut bertentangan dengan Islam dan nilai budaya bangsa Indonesia yang luhur.

Selain itu, MUI juga meminta Lembaga Sensor Film (LSF) tegas menolak pemutaran film yang mengandung perusakan moral. Sehingga, ke depan LSF diharap menseleksi film dengan memperhatikan nilai-nilai agama. Dan pemerintah lebih tegas memberlakukan undang-undang pornografi dan menindak tegas siapapun yang terbukti melanggar.

Menurut Ketua MUI Ma'ruf Amin, dalam jumpa pers di Gedung MUI, Jakarta, Kamis (30/9), tindakan homoseksualitas tidak selaras dengan hak asasi manusia yang diciptakan berpasang-pasangan dengan pernikahan yang sah. Karena pernikahan sejenis hukumnya haram dan dibenci semua agama.

Munculnya gagasan festival itu, lanjutnya, dilatarbelakangi oleh cara berpikir yang bebas dan keingingan berekspresi tanpa batas. Perilaku abmoral tersebut acapkali mengenyampingkan norma-norma luhur yang dianut masyarakat. Ironinya, kondisi ini dimanfaatkan oleh kelompok tak bertanggungjawab untuk memetik keuntungan rupiah.

Perusak Moral


Ia juga mensinyalir, ada indikasi festival semacam ini diboncengi oleh golongan yang mengingikan kerusakan moral di Indonesia.

Ma'ruf menegaskan, persoalan homoseksulitas tak boleh dipandang dari kacamata HAM semata. Karena konsep HAM tidak boleh berseberangan dengan undang-undang dan melanggar HAM orang lain.

Apalagi, pemutaran film tersebut dikemas dalam festival. Artinya, ada kesengajaan untuk menyebarluaskan kemungkaran. Karena itu, tambah Ma'ruf, perlu dilakukan upaya-upaya konkrit dan strategis baik ditujukan ke masyarakat ataupun pihak berwenang. Di level masyarakat harus dilakukan pemahaman yang cukup tentang homoseksulitas.

Informasi yang cukup tentang larangan, bahaya, dan penyimpangan homoseksulitas penting diberikan agar umat Muslim tak terjebak oleh propaganda menyesatkan. Di sinilah peran tokoh masyarakat berada untuk membentengi akhlak dan moral umat.

Sedangkan di tingkat pemerintah, lanjut Ma'ruf, MUI meminta Lembaga Sensor Film (LSF) tegas menolak pemutaran film yang mengandung perusakan moral. Sehingga, ke depan LSF diharap menseleksi film dengan memperhatikan nilai-nilai agama. (Yudhiarma/Joko S)